alexametrics
31.8 C
Madiun
Tuesday, August 16, 2022

Cari Jalan Atasi Putus Sekolah, Ariel Minta Dukungan di Final Duta Pendidikan

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kondisi sekitar memantik semangat Ariel Alvi Zahry di dunia pendidikan. Banyak anak putus sekolah membuat pemuda 18 tahun asal Desa Bakur, Sawahan, itu prihatin. Hal tersebut mendorongnya mengikuti ajang Putra Putri Pendidikan Jatim 2022. ”Alhamdulillah saya masuk grand final mewakili Kabupaten Madiun,” kata Ariel (9/6).

Ariel menyebutkan, tidak sedikit anak putus sekolah di lingkungan sekitar lantaran berbagai penyebab. Mulai faktor ekonomi, perundungan alias bullying, sampai pergaulan bebas. Dia berharap tidak ada lagi hal-hal semacam itu. Ajang pemilihan Putra Putri Pendidikan Jatim dipilihnya untuk mengenbangkan potensi diri. ”Ibaratnya, sebagai pintu masuk untuk berbuat lebih banyak di dunia pendidikan, tidak ada anak yang putus sekolah,” ungkap mahasiswa hukum UIN Maulana Malik Ibrahim itu.

Baca Juga :  Mobil Perpusling Sasar Puluhan Desa Tepian Hutan di Madiun

Jalan panjang dilewati Ariel sebelum masuk grand final dengan 12 pasang finalis itu. Mulai tes online sampai tahap semi final bersama 105 finalis dari berbagai daerah se-Jatim. Bungsu dua bersaudara pasangan Sri Lestari dan Kusnan ini mengaku serius ingin bisa berbuat lebih untuk dunia pendidikan. ”Mohon dukungan semua, khususnya warga Kabupaten Madiun, dengan vote di Instagram pppendidikanjatim sebelum grand final di Surabaya 24 Juni nanti,” ujarnya. (den)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kondisi sekitar memantik semangat Ariel Alvi Zahry di dunia pendidikan. Banyak anak putus sekolah membuat pemuda 18 tahun asal Desa Bakur, Sawahan, itu prihatin. Hal tersebut mendorongnya mengikuti ajang Putra Putri Pendidikan Jatim 2022. ”Alhamdulillah saya masuk grand final mewakili Kabupaten Madiun,” kata Ariel (9/6).

Ariel menyebutkan, tidak sedikit anak putus sekolah di lingkungan sekitar lantaran berbagai penyebab. Mulai faktor ekonomi, perundungan alias bullying, sampai pergaulan bebas. Dia berharap tidak ada lagi hal-hal semacam itu. Ajang pemilihan Putra Putri Pendidikan Jatim dipilihnya untuk mengenbangkan potensi diri. ”Ibaratnya, sebagai pintu masuk untuk berbuat lebih banyak di dunia pendidikan, tidak ada anak yang putus sekolah,” ungkap mahasiswa hukum UIN Maulana Malik Ibrahim itu.

Baca Juga :  Kontak Tani Nelayan Andalan Endus Ada Permainan Pupuk Bersubsidi

Jalan panjang dilewati Ariel sebelum masuk grand final dengan 12 pasang finalis itu. Mulai tes online sampai tahap semi final bersama 105 finalis dari berbagai daerah se-Jatim. Bungsu dua bersaudara pasangan Sri Lestari dan Kusnan ini mengaku serius ingin bisa berbuat lebih untuk dunia pendidikan. ”Mohon dukungan semua, khususnya warga Kabupaten Madiun, dengan vote di Instagram pppendidikanjatim sebelum grand final di Surabaya 24 Juni nanti,” ujarnya. (den)

Most Read

Artikel Terbaru

/