alexametrics
31 C
Madiun
Wednesday, May 25, 2022

Tanaman Hias RTH Kabupaten Madiun Kerap Dicuri Orang

SARADAN, Jawa Pos Radar Caruban – Sistem keamanan ruang terbuka hijau (RTH) di Kabupaten Madiun perlu lebih ditingkatkan. Betapa tidak, beberapa fasilitas pendukung acap raib. ‘’Ada keran air hilang. Paling parah wastafel juga hilang,’’ kata Kasi Pengelolaan RTH Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun Wahyu Shinta Ambarwati, Rabu (10/11).

Saking seringnya hilang meski telah diganti baru, membuat pihaknya kewalahan. Sehingga, untuk sementara belum diganti. Imbasnya, saluran air dimatikan agar air tidak terbuang percuma. ‘’Saat ini kami biarkan saja. Daripada nanti diganti baru, hilang lagi,’’ ujar Shinta.
Tak hanya fasilitas, beberapa jenis tanaman hias di RTH juga raib. Mulai dipotong batangnya hingga dicabut sampai akarnya dari tanah. Jenis bugenvil, puring, cemara udang, dan pucuk merah yang paling sering dicuri. ‘’Usai ditanami, kadang saya dapat laporan kalau tanamannya ada yang memotong atau bahkan hilang,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Antisipasi Bencana, Alat Berat-Personel Gabungan Disiagakan 

Meski begitu, pihaknya bakal tetap menambah jenis tanaman di setiap RTH. Di antaranya ketapang kencana, tabebuya, bugenvil, puring, cemara udang, dan pucuk merah. Upaya itu untuk menciptakan RTH yang layak bagi masyarakat. ‘’Untuk jenis dan frekuensi penanaman tergantung kebutuhan masing-masing RTH,’’ terang Shinta. (tr1/c1/sat/her)

SARADAN, Jawa Pos Radar Caruban – Sistem keamanan ruang terbuka hijau (RTH) di Kabupaten Madiun perlu lebih ditingkatkan. Betapa tidak, beberapa fasilitas pendukung acap raib. ‘’Ada keran air hilang. Paling parah wastafel juga hilang,’’ kata Kasi Pengelolaan RTH Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun Wahyu Shinta Ambarwati, Rabu (10/11).

Saking seringnya hilang meski telah diganti baru, membuat pihaknya kewalahan. Sehingga, untuk sementara belum diganti. Imbasnya, saluran air dimatikan agar air tidak terbuang percuma. ‘’Saat ini kami biarkan saja. Daripada nanti diganti baru, hilang lagi,’’ ujar Shinta.
Tak hanya fasilitas, beberapa jenis tanaman hias di RTH juga raib. Mulai dipotong batangnya hingga dicabut sampai akarnya dari tanah. Jenis bugenvil, puring, cemara udang, dan pucuk merah yang paling sering dicuri. ‘’Usai ditanami, kadang saya dapat laporan kalau tanamannya ada yang memotong atau bahkan hilang,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Hari Ini, Pemkot Madiun Mulai Kick-off Vaksinasi Anak

Meski begitu, pihaknya bakal tetap menambah jenis tanaman di setiap RTH. Di antaranya ketapang kencana, tabebuya, bugenvil, puring, cemara udang, dan pucuk merah. Upaya itu untuk menciptakan RTH yang layak bagi masyarakat. ‘’Untuk jenis dan frekuensi penanaman tergantung kebutuhan masing-masing RTH,’’ terang Shinta. (tr1/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/