alexametrics
23.9 C
Madiun
Friday, August 19, 2022

Mardjo POP Jadi UMKM Pertama di Madiun yang Naik Kelas

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Konsistensi Mardjo POP dalam menjalankan produk minuman berbuah manis. Mardjo POP dinyatakan menjadi UMKM pertama di Kabupaten Madiun yang naik kelas lantaran memiliki izin edar dari BPOM. ‘’Tentu ini merupakan sebuah prestasi bagi kami,’’ kata owner Mardjo POP Tegas Ramadhan, Sabtu (11/6).

Status naik kelas Mardjo POP sebagai UMKM lokal tak lepas dari peran dinas kesehatan (dinkes) kabupaten Madiun dan BPOM melalui program Gempur Jatim. Karena itu, pihaknya mengaku berterima kasih dengan dua lembaga tersebut dalam membantu perkembangan UMKM di Madiun.

Adapun Mardjo POP merintis usaha dari jualan es pada 2016 silam. Ternyata ketika itu respons masyarakat begitu masif. Tegas kemudian bersama dengan Tyas Widhi, istrinya, memberanikan diri untuk membuat produk anyar. Yaitu, Mardjo POP kemasan bubuk yang siap seduh. Terobosan yang dilakukan itu ternyata berbuah prestasi dengan menjuarai lomba inovasi dan teknologi Kabupaten Madiun pada 2018.

Baca Juga :  Minimalkan Adanya Praktik Kecurangan Pembayaran Pajak

Setelah itu, Mardjo POP terus mengembangkan berbagai jenis varian. Dan, yang menjadi best seller adalah dark chocolate. Varian ini diminati para penguasaha kuliner lantaran memiliki kadar komposisi coklat lebih dari 40 persen. Selain itu, harganya juga terjangkau.

“Dengan adanya izin dari BPOM, kami lebih percaya diri dalam memasarkan produk. Dan, ini menjadi bukti dari kualitas produk kami,” kata Tegas.

Saat ini, Mardjo POP telah memiliki pelanggan di berbagai daerah di Indonesia. Kini mereka bakal melebarkan sayap usahanya lebih luas lagi. “Anda bisa membeli produk Mardjo POP lewat toko online kami di shopee atau WhatsApp ke nomor 085755815979,” ujarnya. (dea/her)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Konsistensi Mardjo POP dalam menjalankan produk minuman berbuah manis. Mardjo POP dinyatakan menjadi UMKM pertama di Kabupaten Madiun yang naik kelas lantaran memiliki izin edar dari BPOM. ‘’Tentu ini merupakan sebuah prestasi bagi kami,’’ kata owner Mardjo POP Tegas Ramadhan, Sabtu (11/6).

Status naik kelas Mardjo POP sebagai UMKM lokal tak lepas dari peran dinas kesehatan (dinkes) kabupaten Madiun dan BPOM melalui program Gempur Jatim. Karena itu, pihaknya mengaku berterima kasih dengan dua lembaga tersebut dalam membantu perkembangan UMKM di Madiun.

Adapun Mardjo POP merintis usaha dari jualan es pada 2016 silam. Ternyata ketika itu respons masyarakat begitu masif. Tegas kemudian bersama dengan Tyas Widhi, istrinya, memberanikan diri untuk membuat produk anyar. Yaitu, Mardjo POP kemasan bubuk yang siap seduh. Terobosan yang dilakukan itu ternyata berbuah prestasi dengan menjuarai lomba inovasi dan teknologi Kabupaten Madiun pada 2018.

Baca Juga :  Seorang Siswa Positif Covid-19, Satu Rombel di SMPN 1 Mejayan Belajar Daring

Setelah itu, Mardjo POP terus mengembangkan berbagai jenis varian. Dan, yang menjadi best seller adalah dark chocolate. Varian ini diminati para penguasaha kuliner lantaran memiliki kadar komposisi coklat lebih dari 40 persen. Selain itu, harganya juga terjangkau.

“Dengan adanya izin dari BPOM, kami lebih percaya diri dalam memasarkan produk. Dan, ini menjadi bukti dari kualitas produk kami,” kata Tegas.

Saat ini, Mardjo POP telah memiliki pelanggan di berbagai daerah di Indonesia. Kini mereka bakal melebarkan sayap usahanya lebih luas lagi. “Anda bisa membeli produk Mardjo POP lewat toko online kami di shopee atau WhatsApp ke nomor 085755815979,” ujarnya. (dea/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/