alexametrics
33.7 C
Madiun
Thursday, September 29, 2022

Enam Bulan, Polres Madiun Tilang 790 Pelanggar Lalin

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kesadaran warga Kabupaten Madiun menaati aturan berlalu lintas diklaim meningkat. Itu seiring penerapan integrated note capture attitude record (INCAR) oleh kepolisian setempat. ‘’Pengendara jadi lebih berhati-hati karena menyadari bisa ditilang tanpa diketahui,’’ kata Aipda Sigit, bintara pelayanan tilang Polres Madiun, Kamis (11/8).

Sigit menyebutkan, dalam enam bulan terakhir terdapat 790 kasus pelanggaran yang terdeteksi INCAR. Angka itu jauh di bawah yang terjaring operasi penertiban secara konvensional. ‘’Kalau konvensional, sekali di TKP (tempat kejadian perkara) bisa detail. Semua dicek pelanggarannya. Kalau pakai INCAR paling hanya yang tidak pakai helm, tidak memasang seatbelt, atau menyalahi rambu jalan,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Waspadai Ancaman Luapan Lima Sungai di Madiun

Dia menjelaskan, proses penilangan dengan INCAR dilakukan melalui pengiriman surat tilang via Pos Indonesia. Pun, tidak ada konfirmasi via telepon maupun SMS. ‘’Tidak seperti operasi tilang konvensional yang ada peringatan pemeriksaan,’’ ujarnya.

Sigit menambahkan, saat ini Polres Madiun memiliki dua armada INCAR yang saban hari berkeliling di wilayah selatan dan utara Kabupaten Madiun. ‘’Jadi, merata,menjangkau semua wilayah,’’ pungkasnya. (tr4/c1/isd)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kesadaran warga Kabupaten Madiun menaati aturan berlalu lintas diklaim meningkat. Itu seiring penerapan integrated note capture attitude record (INCAR) oleh kepolisian setempat. ‘’Pengendara jadi lebih berhati-hati karena menyadari bisa ditilang tanpa diketahui,’’ kata Aipda Sigit, bintara pelayanan tilang Polres Madiun, Kamis (11/8).

Sigit menyebutkan, dalam enam bulan terakhir terdapat 790 kasus pelanggaran yang terdeteksi INCAR. Angka itu jauh di bawah yang terjaring operasi penertiban secara konvensional. ‘’Kalau konvensional, sekali di TKP (tempat kejadian perkara) bisa detail. Semua dicek pelanggarannya. Kalau pakai INCAR paling hanya yang tidak pakai helm, tidak memasang seatbelt, atau menyalahi rambu jalan,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Kerahkan Satpol PP Amankan Pilkades Serentak Madiun

Dia menjelaskan, proses penilangan dengan INCAR dilakukan melalui pengiriman surat tilang via Pos Indonesia. Pun, tidak ada konfirmasi via telepon maupun SMS. ‘’Tidak seperti operasi tilang konvensional yang ada peringatan pemeriksaan,’’ ujarnya.

Sigit menambahkan, saat ini Polres Madiun memiliki dua armada INCAR yang saban hari berkeliling di wilayah selatan dan utara Kabupaten Madiun. ‘’Jadi, merata,menjangkau semua wilayah,’’ pungkasnya. (tr4/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/