alexametrics
26.3 C
Madiun
Monday, May 16, 2022

Dalam Dua Hari, Kabupaten Madiun Catatkan 99 Kasus Covid-19 Baru

JIWAN, Jawa Pos Radar Madiun – Laju penambahan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Madiun kian melesat. Sehari tembus puluhan kasus. ‘’Sekarang di mana-mana meningkat,’’ kata Kabid Pengendalian dan Pencegahan (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun Anies Djaka Karyawan, Sabtu (12/2).

Dua hari terakhir, total bertambah 99 kasus positif baru. Kamis (10/2) 48 kasus dan kemarin 51 kasus. Tambahan itu tertinggi sejak Januari lalu. Setelah sebelumnya sempat zero. Alhasil, per kemarin terdapat 84 kasus positif aktif. Pun, puluhan pasien sembuh. ‘’Yang positif saat ini mayoritas isolasi mandiri,’’ ungkap Djaka.

Menurut dia, banyaknya kasus positif karena pergeseran metode penghitungan di daerah. Dulu, data positif Covid-19 sesuai KTP. Saat ini, tidak semua warga Kabupaten Madiun. Sebagian dari luar daerah yang bekerja di kabupaten ini. Seperti Jakarta, Surabaya, dan luar Jawa. ‘’Dulu (data kasus Covid-19, Red) bisa dioper berdasarkan KTP, sekarang tidak,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Difasilitasi Pemkot Madiun, Vaksinasi Booster Sasar 100 Wartawan

Belakangan, sebaran virus korona juga sudah menyasar lembaga pendidikan. SMAN 1 Mejayan melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) total sepekan ini. Sementara, di SMPN 1 Mejayan satu kelas PJJ. Masing-masing sekolah terdapat satu kasus positif. ’’Data-data yang ada saat ini kami berikan ke satgas kabupaten sebagai pertimbangan untuk kebijakan terkait pendidikan,’’ terangnya. (den/c1/sat/her)

JIWAN, Jawa Pos Radar Madiun – Laju penambahan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Madiun kian melesat. Sehari tembus puluhan kasus. ‘’Sekarang di mana-mana meningkat,’’ kata Kabid Pengendalian dan Pencegahan (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun Anies Djaka Karyawan, Sabtu (12/2).

Dua hari terakhir, total bertambah 99 kasus positif baru. Kamis (10/2) 48 kasus dan kemarin 51 kasus. Tambahan itu tertinggi sejak Januari lalu. Setelah sebelumnya sempat zero. Alhasil, per kemarin terdapat 84 kasus positif aktif. Pun, puluhan pasien sembuh. ‘’Yang positif saat ini mayoritas isolasi mandiri,’’ ungkap Djaka.

Menurut dia, banyaknya kasus positif karena pergeseran metode penghitungan di daerah. Dulu, data positif Covid-19 sesuai KTP. Saat ini, tidak semua warga Kabupaten Madiun. Sebagian dari luar daerah yang bekerja di kabupaten ini. Seperti Jakarta, Surabaya, dan luar Jawa. ‘’Dulu (data kasus Covid-19, Red) bisa dioper berdasarkan KTP, sekarang tidak,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Kejari Kabupaten Madiun Periksa 20 Pegawai Disperta

Belakangan, sebaran virus korona juga sudah menyasar lembaga pendidikan. SMAN 1 Mejayan melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) total sepekan ini. Sementara, di SMPN 1 Mejayan satu kelas PJJ. Masing-masing sekolah terdapat satu kasus positif. ’’Data-data yang ada saat ini kami berikan ke satgas kabupaten sebagai pertimbangan untuk kebijakan terkait pendidikan,’’ terangnya. (den/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/