alexametrics
25.6 C
Madiun
Thursday, May 12, 2022

Minim, Angka Kunjungan ke MUS Selama Lebaran

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Madiun Umbul Square (MUS) tidak merasakan ’’manisnya’’ momen Lebaran tahun ini. Izin pemerintah pusat membolehkan mudik tidak berdampak signifikan terhadap angka kunjungan ke objek wisata andalan Kabupaten Madiun tersebut. ‘’Sejak H+1 sampai H+6 hanya ada sekitar tujuh ribu pengunjung,’’ kata Direktur MUS Afri Handoko, Kamis (12/5).

Capaian angka kunjungan wisata MUS itu meleset dari prediksi. Sebelumnya, pihak MUS memperkirakan tingkat pengunjung sama seperti sebelum pandemi. Tepatnya pada momen Lebaran 2019, yakni sebanyak 13 ribu pengunjung di rentang waktu yang sama. ‘’Kelihatannya masyarakat masih terimbas dua tahun pandemi,’’ sebut Afri.

Afri mengamini bahwa Lebaran biasanya menjadi momen panen kunjungan wisata. Banyak warga yang pelesir memanfaatkan libur panjang. Apalagi, pembatasan mobilitas masyarakat pada Idul Fitri kali ini tidak seketat dua tahun terakhir. ‘’Analisis kami, daya beli dan kondisi masyarakat belum benar-benar pulih setelah dua tahun terimbas pandemi sehingga ada kecenderungan penurunan kunjungan ke tempat wisata,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Sandi Sukses Budi Dayakan Blewah, Sehari Bukukan Omzet Belasan Juta

Ya, selama dua tahun beruntun, tempat wisata diminta tutup dengan tujuan menekan persebaran Covid-19. Sementara, tingkat kunjungan wisata pada 2022 ini belum normal total meski angkanya sudah lebih baik ketimbang dua tahun sebelumnya. ‘’Bisa juga karena masyarakat lebih mengutamakan silaturahmi karena lama tidak bertemu keluarga,’’ pungkasnya. (den/c1/isd)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Madiun Umbul Square (MUS) tidak merasakan ’’manisnya’’ momen Lebaran tahun ini. Izin pemerintah pusat membolehkan mudik tidak berdampak signifikan terhadap angka kunjungan ke objek wisata andalan Kabupaten Madiun tersebut. ‘’Sejak H+1 sampai H+6 hanya ada sekitar tujuh ribu pengunjung,’’ kata Direktur MUS Afri Handoko, Kamis (12/5).

Capaian angka kunjungan wisata MUS itu meleset dari prediksi. Sebelumnya, pihak MUS memperkirakan tingkat pengunjung sama seperti sebelum pandemi. Tepatnya pada momen Lebaran 2019, yakni sebanyak 13 ribu pengunjung di rentang waktu yang sama. ‘’Kelihatannya masyarakat masih terimbas dua tahun pandemi,’’ sebut Afri.

Afri mengamini bahwa Lebaran biasanya menjadi momen panen kunjungan wisata. Banyak warga yang pelesir memanfaatkan libur panjang. Apalagi, pembatasan mobilitas masyarakat pada Idul Fitri kali ini tidak seketat dua tahun terakhir. ‘’Analisis kami, daya beli dan kondisi masyarakat belum benar-benar pulih setelah dua tahun terimbas pandemi sehingga ada kecenderungan penurunan kunjungan ke tempat wisata,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Disperdagkop-UM Pastikan Harga Migor Stabil di Kabupaten Madiun

Ya, selama dua tahun beruntun, tempat wisata diminta tutup dengan tujuan menekan persebaran Covid-19. Sementara, tingkat kunjungan wisata pada 2022 ini belum normal total meski angkanya sudah lebih baik ketimbang dua tahun sebelumnya. ‘’Bisa juga karena masyarakat lebih mengutamakan silaturahmi karena lama tidak bertemu keluarga,’’ pungkasnya. (den/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/