alexametrics
33.7 C
Madiun
Thursday, September 29, 2022

Seks Bebas Marak, ODHA di Kabupaten Madiun Bertambah

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun semakin banyak. Jumlah penderita penyakit yang menggerogoti kekebalan tubuh itu terus bertambah dari tahun ke tahun. Pun, puluhan yang tercatat sebagai orang dengan HIV/AIDS (ODHA) baru. ‘’Pada 2022 sampai hari ini, kami menemukan 41 kasus baru,’’ kata Pengelola Program dan Keuangan Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kabupaten Madiun Lenny Dwi Ambarsari, Jumat (12/8).

Kondisi puluhan ODHA baru tersebut berbeda satu sama lain. Mayoritas mengalami penurunan kekebalan tubuh. Bahkan, hanya beberapa di antaranya yang sanggup bertahan hidup. ‘’Ada enam ODHA yang meninggal dunia,’’ ungkapnya.

Lenny tidak menampik tambahan kasus baru sulit dibendung. Banyak faktor penyebab yang berkaitan erat dengan seks bebas. ‘’Semakin banyak aplikasi atau medsos (media sosial) untuk melakukan transaksi,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Polres Madiun Gelar Baksos di Kampung Terpencil

Faktor lainnya, karena penderita tidak jujur. Sehingga, dengan mudah menularkan ke pasangan. ‘’Faktor yang lain, masih banyak kelompok yang enggan untuk pemeriksaan VCT (voluntary counseling and testing) secara dini,’’ beber Lenny.

Praktis, kasus baru HIV/AIDS tahun ini menambah jumlah ODHA sejak awal pendataan dua dekade silam. Lenny mengatakan, total 1.004 kasus ditemukan sejak 2002. Berbagai upaya pendampingan dan pencegahan dilakukan agar jumlah penderita HIV/AIDS bisa ditekan. ‘’Secara kumulatif sejak 2022, 345 penderita telah meninggal. Saat ini total ada 659 ODHA,’’ jelasnya. (den/c1/sat)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun semakin banyak. Jumlah penderita penyakit yang menggerogoti kekebalan tubuh itu terus bertambah dari tahun ke tahun. Pun, puluhan yang tercatat sebagai orang dengan HIV/AIDS (ODHA) baru. ‘’Pada 2022 sampai hari ini, kami menemukan 41 kasus baru,’’ kata Pengelola Program dan Keuangan Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kabupaten Madiun Lenny Dwi Ambarsari, Jumat (12/8).

Kondisi puluhan ODHA baru tersebut berbeda satu sama lain. Mayoritas mengalami penurunan kekebalan tubuh. Bahkan, hanya beberapa di antaranya yang sanggup bertahan hidup. ‘’Ada enam ODHA yang meninggal dunia,’’ ungkapnya.

Lenny tidak menampik tambahan kasus baru sulit dibendung. Banyak faktor penyebab yang berkaitan erat dengan seks bebas. ‘’Semakin banyak aplikasi atau medsos (media sosial) untuk melakukan transaksi,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Bantuan Bencana Puting Beliung di Sambirejo Masih Gelap

Faktor lainnya, karena penderita tidak jujur. Sehingga, dengan mudah menularkan ke pasangan. ‘’Faktor yang lain, masih banyak kelompok yang enggan untuk pemeriksaan VCT (voluntary counseling and testing) secara dini,’’ beber Lenny.

Praktis, kasus baru HIV/AIDS tahun ini menambah jumlah ODHA sejak awal pendataan dua dekade silam. Lenny mengatakan, total 1.004 kasus ditemukan sejak 2002. Berbagai upaya pendampingan dan pencegahan dilakukan agar jumlah penderita HIV/AIDS bisa ditekan. ‘’Secara kumulatif sejak 2022, 345 penderita telah meninggal. Saat ini total ada 659 ODHA,’’ jelasnya. (den/c1/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/