alexametrics
23.3 C
Madiun
Saturday, May 28, 2022

Capaian Vaksinasi Booster di Kabupaten Madiun Baru Empat Persen

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Madiun – Semua kategori sasaran vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Madiun bakal di-booster. Itu sebagai salah satu ikhtiar lepas dari pandemi yang telah menahun. ‘’Semua target akan mendapatkan vaksin dosis ketiga, sudah program (pusat, Red) itu,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun Soelistyo Widyantono, Minggu (13/3).

Soelis, sapaan akrabnya, memastikan seluruh target vaksinasi Covid-19 bakal mendapatkan booster. Mulai kalangan tenaga kesehatan (nakes), pelayan publik, lansia, masyarakat umum dan rentan, remaja, sampai anak-anak. Total seluruh kategori sasaran 593.894 jiwa. ‘’Target booster sesuai capaian dosis pertama yang saat ini sudah sekitar 80 persen,’’ ungkapnya.

Diketahui, vaksinasi merupakan upaya meningkatkan daya tahan tubuh dari paparan virus korona. Tak terkecuali dosis ketiga. Namun, hingga saat ini booster di Kabupaten Madiun belum maksimal. Soelis menyebutkan, baru sekitar empat persen dari total sasaran yang sudah mendapatkan booster. ‘’Soal capaian vaksinasi ketiga itu karena ketentuan. Dulu interval antara dosis kedua dengan ketiga enam bulan, sekarang tiga bulan,’’ jelasnya. (den/c1/sat/her)

Baca Juga :  Sembilan Warga Kota Madiun Terpapar Omicron

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Madiun – Semua kategori sasaran vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Madiun bakal di-booster. Itu sebagai salah satu ikhtiar lepas dari pandemi yang telah menahun. ‘’Semua target akan mendapatkan vaksin dosis ketiga, sudah program (pusat, Red) itu,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun Soelistyo Widyantono, Minggu (13/3).

Soelis, sapaan akrabnya, memastikan seluruh target vaksinasi Covid-19 bakal mendapatkan booster. Mulai kalangan tenaga kesehatan (nakes), pelayan publik, lansia, masyarakat umum dan rentan, remaja, sampai anak-anak. Total seluruh kategori sasaran 593.894 jiwa. ‘’Target booster sesuai capaian dosis pertama yang saat ini sudah sekitar 80 persen,’’ ungkapnya.

Diketahui, vaksinasi merupakan upaya meningkatkan daya tahan tubuh dari paparan virus korona. Tak terkecuali dosis ketiga. Namun, hingga saat ini booster di Kabupaten Madiun belum maksimal. Soelis menyebutkan, baru sekitar empat persen dari total sasaran yang sudah mendapatkan booster. ‘’Soal capaian vaksinasi ketiga itu karena ketentuan. Dulu interval antara dosis kedua dengan ketiga enam bulan, sekarang tiga bulan,’’ jelasnya. (den/c1/sat/her)

Baca Juga :  Hadiah Momen Dua Tahun Kepemimpinan Kaji Mbing

Most Read

Artikel Terbaru

/