alexametrics
25.6 C
Madiun
Friday, May 20, 2022

Pembangunan Jembatan Mojorayung IV Terapkan Teknik Fabrikasi

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Pembangunan jembatan Mojorayung IV merupakan satu-satunya proyek infrastruktur di Kabupaten Madiun tahun ini. Pun yang pertama mengaplikasikan teknik fabrikasi. ‘’Baru kali ini diterapkan di Kabupaten Madiun,’’ kata Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun Anang Tri Tjahjono, Jumat (13/8).

Menurut Anang, teknik ini berbeda dengan pembangunan jembatan konvensional. Yakni, struktur jembatan tidak dirangkai di lokasi, tapi di pabrik. Berupa beton precast siap pasang. Teknik ini memang sudah ditentukan sejak perencanaan awal dengan berbagai pertimbangan. ‘’Pemasangannya lebih cepat,’’ ungkapnya.

Struktur dicetak di pabrik, kemudian tinggal dipasang. Hanya butuh waktu sekitar dua sampai tiga hari selesai. Sehingga tidak terlalu lama menutup jalan. ‘’Kalau konvensional bisa sampai satu bulan pengerjaannya,’’ ujarnya.

Baca Juga :  RDP Bahas Pilkades Serentak di Kabupaten Madiun Memanas

Dari sejumlah jembatan di Kabupaten Madiun, kata Anang, teknik fabrikasi baru akan diterapkan di jembatan Mojorayung IV. Jembatan penghubung Kecamatan Wungu-Wonoasri maupun Kabupaten Madiun-Kota Madiun itu bagian dari uji coba. ‘’Kami coba teknik fabrikasi. Hasilnya nanti akan jadi pertimbangan atau itung-itungan dari sisi positifnya untuk program serupa ke depan,’’ jelas Anang. (den/her)

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Pembangunan jembatan Mojorayung IV merupakan satu-satunya proyek infrastruktur di Kabupaten Madiun tahun ini. Pun yang pertama mengaplikasikan teknik fabrikasi. ‘’Baru kali ini diterapkan di Kabupaten Madiun,’’ kata Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun Anang Tri Tjahjono, Jumat (13/8).

Menurut Anang, teknik ini berbeda dengan pembangunan jembatan konvensional. Yakni, struktur jembatan tidak dirangkai di lokasi, tapi di pabrik. Berupa beton precast siap pasang. Teknik ini memang sudah ditentukan sejak perencanaan awal dengan berbagai pertimbangan. ‘’Pemasangannya lebih cepat,’’ ungkapnya.

Struktur dicetak di pabrik, kemudian tinggal dipasang. Hanya butuh waktu sekitar dua sampai tiga hari selesai. Sehingga tidak terlalu lama menutup jalan. ‘’Kalau konvensional bisa sampai satu bulan pengerjaannya,’’ ujarnya.

Baca Juga :  McDonald’s Bakal Buka Gerai di Kota Madiun

Dari sejumlah jembatan di Kabupaten Madiun, kata Anang, teknik fabrikasi baru akan diterapkan di jembatan Mojorayung IV. Jembatan penghubung Kecamatan Wungu-Wonoasri maupun Kabupaten Madiun-Kota Madiun itu bagian dari uji coba. ‘’Kami coba teknik fabrikasi. Hasilnya nanti akan jadi pertimbangan atau itung-itungan dari sisi positifnya untuk program serupa ke depan,’’ jelas Anang. (den/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/