alexametrics
28.3 C
Madiun
Wednesday, May 25, 2022

4 Hari Tidak Kerja, Ditemukan Tewas

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Madiun – Jasad Adiyono, 53, ditemukan tergeletak di rumahnya, Desa Kaligunting, Mejayan, Minggu sore (12/12). Laki-laki 53 tahun yang berprofesi sebagai tukang tambal ban itu ditemukan tak bernyawa. ‘’Saat ditemukan sudah terbujur kaku,’’ kata Kapolsek Mejayan AKP Suworo kemarin (13/12).

Bahkan, saat ditemukan teman kerja satu bengkel, jasadnya sudah mulai membusuk. Kondisi pintu rumah tidak terkunci. Saksi bersama warga sekitar langsung melapor ke kepolisian setempat. ‘’Temannya penasaran, karena Adiyono sudah empat hari tidak masuk kerja dan tidak ada kabar. Lalu, berinisiatif mendatangi rumahnya,’’ ungkap Kapolsek.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan di tubuh Adiyono. Selain itu, menurut keterangan keluarga, Adiyono memiliki riwayat penyakit dan sempat mengeluh sakit. ‘’Adiyono tinggal sendiri di rumah setelah bercerai dengan istrinya,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Desak Penanganan DBD dari Hulu hingga Hilir

Pemeriksaan tim inafis Polres Madiun, Adiyono diperkirakan meninggal tiga hari sebelum ditemukan. Setelah pemeriksaan, Adiyono dimakamkan di Desa Kebonagung, Mejayan, di wilayah mantan istri dan anaknya tinggal. ‘’Pihak keluarga menerima kondisi Adiyono sebagai kematian wajar. Saat itu langsung dimakamkan,’’ pungkasnya. (mg4/c1/sat/her)

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Madiun – Jasad Adiyono, 53, ditemukan tergeletak di rumahnya, Desa Kaligunting, Mejayan, Minggu sore (12/12). Laki-laki 53 tahun yang berprofesi sebagai tukang tambal ban itu ditemukan tak bernyawa. ‘’Saat ditemukan sudah terbujur kaku,’’ kata Kapolsek Mejayan AKP Suworo kemarin (13/12).

Bahkan, saat ditemukan teman kerja satu bengkel, jasadnya sudah mulai membusuk. Kondisi pintu rumah tidak terkunci. Saksi bersama warga sekitar langsung melapor ke kepolisian setempat. ‘’Temannya penasaran, karena Adiyono sudah empat hari tidak masuk kerja dan tidak ada kabar. Lalu, berinisiatif mendatangi rumahnya,’’ ungkap Kapolsek.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan di tubuh Adiyono. Selain itu, menurut keterangan keluarga, Adiyono memiliki riwayat penyakit dan sempat mengeluh sakit. ‘’Adiyono tinggal sendiri di rumah setelah bercerai dengan istrinya,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Pandemi, Perajin Akar Kayu di Madiun Belum Bisa Ekspor Mandiri ke Luar Negeri

Pemeriksaan tim inafis Polres Madiun, Adiyono diperkirakan meninggal tiga hari sebelum ditemukan. Setelah pemeriksaan, Adiyono dimakamkan di Desa Kebonagung, Mejayan, di wilayah mantan istri dan anaknya tinggal. ‘’Pihak keluarga menerima kondisi Adiyono sebagai kematian wajar. Saat itu langsung dimakamkan,’’ pungkasnya. (mg4/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/