alexametrics
23.8 C
Madiun
Wednesday, July 6, 2022

TNI-Polri Ikut Perangi PMK, Periksa Sapi Perah di Madiun

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak mendapat perhatian berbagai kalangan. Tak terkecuali kalangan TNI-Polri di Kabupaten Madiun. Kemarin (14/5), sejumlah petugas gabungan turun ke Kecamatan Wungu melakukan pemeriksaan sapi perah. ‘’Antisipasi, jangan sampai peternak dirugikan karena PMK,’’ kata Kasi Humas Polres Madiun Iptu Jumadi.

Selain memeriksa kondisi kesehatan sejumlah sapi perah, petugas juga mewanti-wanti peternak ikut berperan mencegah PMK. ‘’Virus PMK sangat cepat penularannya. Peternak maupun hewan ternak harus diselamatkan,’’ ujar Jumadi.

Ciri-ciri hewan ternak terjangkit PMK dijelaskan petugas kepada peternak. Di antaranya, ternak mengalami demam, kaki pincang, dan muncul luka di rongga mulut. ‘’Dengan tahu ciri-ciri PMK, penanganan bisa cepat dilakukan sehingga peternak tidak sampai merugi,’’ tuturnya.

Baca Juga :  IDI Prihatin Pelanggar Prokes Tak Lagi Disanksi

Kuswanto, seorang peternak sapi perah, mengaku belum paham betul mengenai penyakit hewan yang kini sedang mewabah itu. ‘’Peternak di sini belum seberapa tahu (tentang PMK, Red). Sampai saat ini juga tidak ada dampak,’’ sebut Kuswanto. (den/c1/isd)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak mendapat perhatian berbagai kalangan. Tak terkecuali kalangan TNI-Polri di Kabupaten Madiun. Kemarin (14/5), sejumlah petugas gabungan turun ke Kecamatan Wungu melakukan pemeriksaan sapi perah. ‘’Antisipasi, jangan sampai peternak dirugikan karena PMK,’’ kata Kasi Humas Polres Madiun Iptu Jumadi.

Selain memeriksa kondisi kesehatan sejumlah sapi perah, petugas juga mewanti-wanti peternak ikut berperan mencegah PMK. ‘’Virus PMK sangat cepat penularannya. Peternak maupun hewan ternak harus diselamatkan,’’ ujar Jumadi.

Ciri-ciri hewan ternak terjangkit PMK dijelaskan petugas kepada peternak. Di antaranya, ternak mengalami demam, kaki pincang, dan muncul luka di rongga mulut. ‘’Dengan tahu ciri-ciri PMK, penanganan bisa cepat dilakukan sehingga peternak tidak sampai merugi,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Duh, 2 Ribu Ekor Sapi di Ponorogo Terpapar PMK

Kuswanto, seorang peternak sapi perah, mengaku belum paham betul mengenai penyakit hewan yang kini sedang mewabah itu. ‘’Peternak di sini belum seberapa tahu (tentang PMK, Red). Sampai saat ini juga tidak ada dampak,’’ sebut Kuswanto. (den/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/