alexametrics
33.7 C
Madiun
Thursday, September 29, 2022

Kecamatan Geger Catat Kasus Kematian Covid-19 Tertinggi

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Angka kematian Covid-19 di Kabupaten Madiun bertambah. Seorang warga pada Jumat (12/8) lalu meregang nyawa dalam kondisi positif korona. Kejadian itu menjadi bukti bahwa pandemi belum berakhir. ”Sejauh ini, kasus meninggal paling banyak ada di wilayah Kecamatan Geger dengan 104 kasus,” kata Jubir Satgas Covid-19 Mashudi kemarin (14/8).

Mashudi mengatakan, satu kasus meninggal itu menjadikan total angka kematian akibat korona di Kabupaten Madiun secara kumulatif kini mencapai 714. Di sisi lain, sejumlah pasien positif korona saat ini masih menjalani isolasi dan pengobatan di rumah sakit. ”Tidak ada tambahan kasus baru, tapi positif aktif saat ini empat kasus,” ujarnya.

Baca Juga :  Ratusan Perawat di Pacitan Bersiap Disuntik Booster Tahap Dua

Menyikapi tren kasus Covid-19 yang kembali naik, Mashudi mengimbau masyarakat disiplin protokol kesehatan (prokes) untuk menangkal persebaran virus. ”Secara keseluruhan, total sampai saat ini terdapat 11.107 kasus positif, 10.389 sembuh, dan 714 meninggal,” tuturnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati (Wabup) Hari Wuryanto melontarkan hal senada. Menurutnya, prokes tetap dinilai menjadi jurus paling ampuh untuk membendung persebaran virus korona. ‘’Masyarakat harus selalu disiplin prokes. Dengan itu, Covid-19 dapat kita atasi bersama,’’ ujarnya. (den/c1/isd)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Angka kematian Covid-19 di Kabupaten Madiun bertambah. Seorang warga pada Jumat (12/8) lalu meregang nyawa dalam kondisi positif korona. Kejadian itu menjadi bukti bahwa pandemi belum berakhir. ”Sejauh ini, kasus meninggal paling banyak ada di wilayah Kecamatan Geger dengan 104 kasus,” kata Jubir Satgas Covid-19 Mashudi kemarin (14/8).

Mashudi mengatakan, satu kasus meninggal itu menjadikan total angka kematian akibat korona di Kabupaten Madiun secara kumulatif kini mencapai 714. Di sisi lain, sejumlah pasien positif korona saat ini masih menjalani isolasi dan pengobatan di rumah sakit. ”Tidak ada tambahan kasus baru, tapi positif aktif saat ini empat kasus,” ujarnya.

Baca Juga :  Protes Massa Cakades Geger, DPMD-DPRD ”Salahkan” Cakades

Menyikapi tren kasus Covid-19 yang kembali naik, Mashudi mengimbau masyarakat disiplin protokol kesehatan (prokes) untuk menangkal persebaran virus. ”Secara keseluruhan, total sampai saat ini terdapat 11.107 kasus positif, 10.389 sembuh, dan 714 meninggal,” tuturnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati (Wabup) Hari Wuryanto melontarkan hal senada. Menurutnya, prokes tetap dinilai menjadi jurus paling ampuh untuk membendung persebaran virus korona. ‘’Masyarakat harus selalu disiplin prokes. Dengan itu, Covid-19 dapat kita atasi bersama,’’ ujarnya. (den/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/