alexametrics
24.7 C
Madiun
Thursday, May 19, 2022

Polisi Ungkap Ayah Tiri Korban Cabuli Anaknya di Madiun

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Tirai gelap dugaan pencabulan di Kecamatan Gemarang mulai tersingkap. Aparat kepolisian yang sebelumnya dibikin pening oleh keterangan para saksi, kini telah menetapkan tersangkanya. ‘’Ayah tiri korban kami tetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini,’’ kata Kasatreskrim Polres Madiun AKP Ryan Wira Raja Pratama, Jumat (15/10).

Sejak beberapa bulan lalu Satreskrim Polres Madiun mengulik kasus asusila tersebut. Namun, sempat geleng-geleng kepala saat memeriksa sejumlah saksi. Sebab, muncul keterangan di luar nalar. Korban, sebut saja Sekar, dihamili makhluk halus. Pun, polisi merasa sejumlah saksi terkesan defend alias menutup-nutupi. ‘’Ada beberapa hal yang mendasari untuk dilakukan penetapan tersangka kasus ini,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Tak Puas, Bupati Pimpin Langsung Operasi THM

Penyelidikan berawal dari laporan ayah kandung korban setelah mengetahui Sekar hamil. Tak mau terkecoh, polisi ambil langkah saintifik. Dilakukan tes DNA melibatkan ayah kandung, ayah tiri, dan bayi laki-laki yang dilahirkan korban pertengahan bulan lalu itu. Dugaan sempat mengarah ke ayah kandung lantaran ada kabar burung yang nyaring terdengar. ‘’Awalnya tidak ada yang mengakui,’’ ujar Raja.

Penyelidikan saintifik belum rampung, tiba-tiba polisi menerima pengakuan ayah tiri korban berinisial SKD. Pria 39 tahun itu acap memanfaatkan kondisi rumah saat sepi untuk mencabuli Sekar. ‘’Berdasarkan bukti tes DNA, ada persesuaian antara ayah tiri dengan bayi. Tersangka sudah kami tahan,’’ jelasnya. (den/c1/sat/her)

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Tirai gelap dugaan pencabulan di Kecamatan Gemarang mulai tersingkap. Aparat kepolisian yang sebelumnya dibikin pening oleh keterangan para saksi, kini telah menetapkan tersangkanya. ‘’Ayah tiri korban kami tetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini,’’ kata Kasatreskrim Polres Madiun AKP Ryan Wira Raja Pratama, Jumat (15/10).

Sejak beberapa bulan lalu Satreskrim Polres Madiun mengulik kasus asusila tersebut. Namun, sempat geleng-geleng kepala saat memeriksa sejumlah saksi. Sebab, muncul keterangan di luar nalar. Korban, sebut saja Sekar, dihamili makhluk halus. Pun, polisi merasa sejumlah saksi terkesan defend alias menutup-nutupi. ‘’Ada beberapa hal yang mendasari untuk dilakukan penetapan tersangka kasus ini,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Dishub Magetan Usul Bangjo di Perempatan Tinap

Penyelidikan berawal dari laporan ayah kandung korban setelah mengetahui Sekar hamil. Tak mau terkecoh, polisi ambil langkah saintifik. Dilakukan tes DNA melibatkan ayah kandung, ayah tiri, dan bayi laki-laki yang dilahirkan korban pertengahan bulan lalu itu. Dugaan sempat mengarah ke ayah kandung lantaran ada kabar burung yang nyaring terdengar. ‘’Awalnya tidak ada yang mengakui,’’ ujar Raja.

Penyelidikan saintifik belum rampung, tiba-tiba polisi menerima pengakuan ayah tiri korban berinisial SKD. Pria 39 tahun itu acap memanfaatkan kondisi rumah saat sepi untuk mencabuli Sekar. ‘’Berdasarkan bukti tes DNA, ada persesuaian antara ayah tiri dengan bayi. Tersangka sudah kami tahan,’’ jelasnya. (den/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/