alexametrics
26.1 C
Madiun
Saturday, May 28, 2022

Kuota Calon Jemaah Haji Kabupaten Madiun Tahun Ini Belum Jelas

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pemerintah Arab Saudi menyediakan kuota calon jemaah haji (CJH) Indonesia tahun ini 110.500 orang. Itu hanya 50 persen dari kuota 2019. Di Kabupaten Madiun, masih ada 409 CJH yang belum berangkat 2019 lalu. ‘’Kami masih menunggu kuota dari Kemenag (Kementerian Agama) pusat,’’ kata Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Kabupaten Madiun Tawabin, Sabtu (16/4).

Kendati begitu, pihaknya sudah mempersiapkan segala sesuatunya. Mulai kelengkapan berkas hingga vaksinasi. Pun para CJH sudah diberi tahu terkait biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) tahun ini. ‘’Kami sudah menginformasikan sejak awal pendaftaran terkait hal itu,’’ ujarnya.

Dari total CJH, 12 orang meninggal dunia sebelum berangkat. Namun, jatah tersebut akan dilimpahkan kepada ahli warisnya. Itu sesuai Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019. Untuk sementara tidak ada yang mengundurkan diri. ‘’Semua akan kami layani sesuai prosedur yang berlaku,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Gubernur Jatim Larang Ekspor Bibit Porang

Pihaknya berharap para CJH Kabupaten Madiun segera diberangkatkan agar tidak terlalu lama menunggu. Meski yang di-pending untuk pemberangkatan banyak, pendaftar baru juga lebih banyak.

Terkait BPIH 2022, Kemenag Pusat telah menetapkan  Rp 39.886.009 per orang. Nominal tersebut merupakan rata-rata nasional. Naik hampir Rp 5 juta dibanding BPIH 2020, yakni Rp 35 juta. ‘’Setiap embarkasi berbeda biayanya,’’ ungkapnya. (tr2/c1/sat/her)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pemerintah Arab Saudi menyediakan kuota calon jemaah haji (CJH) Indonesia tahun ini 110.500 orang. Itu hanya 50 persen dari kuota 2019. Di Kabupaten Madiun, masih ada 409 CJH yang belum berangkat 2019 lalu. ‘’Kami masih menunggu kuota dari Kemenag (Kementerian Agama) pusat,’’ kata Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Kabupaten Madiun Tawabin, Sabtu (16/4).

Kendati begitu, pihaknya sudah mempersiapkan segala sesuatunya. Mulai kelengkapan berkas hingga vaksinasi. Pun para CJH sudah diberi tahu terkait biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) tahun ini. ‘’Kami sudah menginformasikan sejak awal pendaftaran terkait hal itu,’’ ujarnya.

Dari total CJH, 12 orang meninggal dunia sebelum berangkat. Namun, jatah tersebut akan dilimpahkan kepada ahli warisnya. Itu sesuai Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019. Untuk sementara tidak ada yang mengundurkan diri. ‘’Semua akan kami layani sesuai prosedur yang berlaku,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Pj Bupati Janji Akhiri Krisis Tawangrejo

Pihaknya berharap para CJH Kabupaten Madiun segera diberangkatkan agar tidak terlalu lama menunggu. Meski yang di-pending untuk pemberangkatan banyak, pendaftar baru juga lebih banyak.

Terkait BPIH 2022, Kemenag Pusat telah menetapkan  Rp 39.886.009 per orang. Nominal tersebut merupakan rata-rata nasional. Naik hampir Rp 5 juta dibanding BPIH 2020, yakni Rp 35 juta. ‘’Setiap embarkasi berbeda biayanya,’’ ungkapnya. (tr2/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/