alexametrics
23 C
Madiun
Thursday, July 7, 2022

Dinkes Kabupaten Madiun Perintahkan Fasyankes Waspada Hepatitis Misterius

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pemkab Madiun meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi serangan hepatitis akut. Dinas kesehatan (dinkes) setempat mewanti-wanti seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) tidak lengah pada penyakit menular tersebut. ‘’Mulai puskesmas sampai rumah sakit kami minta mengaktifkan surveilansnya,’’ kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Madiun Anies Djaka Karyawan, Senin (16/5).

Pasien yang masuk harus betul-betul diamati. Pun, secara terus-menerus berusaha mendapatkan informasi masalah kesehatan. Terutama berbagai hal yang dapat memengaruhi terjadinya peningkatan penularan suatu penyakit. ‘’Hepatitis ini masih misterius, belum diketahui penyebabnya. Kalau ada pasien dengan gejala-gejala tertentu agar cepat ditindaklanjuti,’’ pintanya.

Djaka mengungkapkan, hepatitis akut menjadi kejadian luar biasa (KLB) di Eropa. Hingga World Health Organization (WHO), organisasi kesehatan dunia, meminta semua negara waspada. ‘’Gejalanya, panas dan gangguan pencernaan seperti mual, muntah, kadang diare. Kalau berlanjut, menimbulkan kuning di tubuh dan selaput mata,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Kabupaten Madiun Masih Berstatus PPKM Level 2

Selain fasyankes yang diminta waspada, masyarakat juga diharapkan aktif. Yakni, memeriksakan diri ketika terjadi gejala-gejala tersebut sehingga dapat segera ditindaklanjuti. ‘’Jika ada gejala-gejala seperti itu, akan dilakukan pengiriman sampel ke Kemenkes (Kementerian Kesehatan) untuk memastikan,’’ ungkapnya.

Hepatitis merupakan jenis penyakit menular. Penyakit tersebut dapat berakibat fatal jika tidak segera tertangani. ‘’Jangan sampai tubuh menjadi kuning. Itu karena pembekuan darah yang berakibat kesadaran menurun bahkan kematian. Kami mengimbau masyarakat tetap menerapkan PHBS (pola hidup bersih dan sehat), cuci tangan, dan memastikan kebersihan makanan,’’ tuturnya sembari menyebut belum ada laporan hepatitis masuk dinkes hingga saat ini. (den/c1/sat)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pemkab Madiun meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi serangan hepatitis akut. Dinas kesehatan (dinkes) setempat mewanti-wanti seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) tidak lengah pada penyakit menular tersebut. ‘’Mulai puskesmas sampai rumah sakit kami minta mengaktifkan surveilansnya,’’ kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Madiun Anies Djaka Karyawan, Senin (16/5).

Pasien yang masuk harus betul-betul diamati. Pun, secara terus-menerus berusaha mendapatkan informasi masalah kesehatan. Terutama berbagai hal yang dapat memengaruhi terjadinya peningkatan penularan suatu penyakit. ‘’Hepatitis ini masih misterius, belum diketahui penyebabnya. Kalau ada pasien dengan gejala-gejala tertentu agar cepat ditindaklanjuti,’’ pintanya.

Djaka mengungkapkan, hepatitis akut menjadi kejadian luar biasa (KLB) di Eropa. Hingga World Health Organization (WHO), organisasi kesehatan dunia, meminta semua negara waspada. ‘’Gejalanya, panas dan gangguan pencernaan seperti mual, muntah, kadang diare. Kalau berlanjut, menimbulkan kuning di tubuh dan selaput mata,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Sidang Sengketa Pilkades Gandul, Ada Surat Suara Dobel

Selain fasyankes yang diminta waspada, masyarakat juga diharapkan aktif. Yakni, memeriksakan diri ketika terjadi gejala-gejala tersebut sehingga dapat segera ditindaklanjuti. ‘’Jika ada gejala-gejala seperti itu, akan dilakukan pengiriman sampel ke Kemenkes (Kementerian Kesehatan) untuk memastikan,’’ ungkapnya.

Hepatitis merupakan jenis penyakit menular. Penyakit tersebut dapat berakibat fatal jika tidak segera tertangani. ‘’Jangan sampai tubuh menjadi kuning. Itu karena pembekuan darah yang berakibat kesadaran menurun bahkan kematian. Kami mengimbau masyarakat tetap menerapkan PHBS (pola hidup bersih dan sehat), cuci tangan, dan memastikan kebersihan makanan,’’ tuturnya sembari menyebut belum ada laporan hepatitis masuk dinkes hingga saat ini. (den/c1/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/