alexametrics
30.6 C
Madiun
Thursday, August 18, 2022

Tabrak Beton Pembatas Jembatan, Tiga Remaja di Madiun Tewas

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Diduga pengemudi sedang dalam pengaruh minuman beralkohol, sebuah sedan Honda Civic menyeruduk beton pembatas jembatan. Tiga orang tewas dalam insiden di Jalan Raya Pagotan-Dagangan masuk Desa Sewulan, Dagangan, tersebut. ‘’Total ada lima orang di dalam mobil itu, tiga MD (meninggal dunia) dan dua luka-luka,’’ kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun Ipda Roni Susanto kemarin (15/6).

Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tunggal itu terjadi sekitar pukul 02.45. Kendaraan dikemudikan Ahmad Faisal Firdaus, warga Desa Jetis, Dagangan. Pemuda 18 tahun itu menjadi korban tewas bersama dua penumpang. Yakni, Alfian Gilang Agil Pratama, 23, dan Adida Ari Arkadiya, 18. Keduanya warga Desa Sewulan, Dagangan. ‘’Dua penumpang lain, Bryan Sukmana Aji, 20, dan Nikola Saputra, 18, yang juga warga Sewulan, dirawat di RSUD Dolopo,’’ ujar Roni.

Baca Juga :  Diseruduk Xpander, Terios Terbalik di Tol Madiun

Insiden maut itu bermula saat Honda Civic nopol AE 1627 GD yang disopiri Faisal melaju dari arah barat (Pagotan) dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di lokasi kejadian, mobil sedan kelir hitam itu mendadak menyeruduk beton pembatas jembatan hingga roboh. ‘’Dugaan sementara, pengemudi tidak konsentrasi sehingga terjadi laka,’’ ungkap Roni.

Mendapat laporan laka, sejumlah polisi mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Para penumpang dievakuasi. Begitu pula mobil sedan yang sudah ringsek pada bagian moncong akibat menyeruduk beton. ‘’Tercium bau alkohol di TKP,’’ sebutnya.

Peristiwa dengan tiga korban jiwa itu kini ditangani Polres Madiun. Kendaraan yang mengalami laka tunggal tersebut telah diamankan aparat kepolisian. Pun, surat kendaraan sebagai barang bukti. (den/c1/isd)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Diduga pengemudi sedang dalam pengaruh minuman beralkohol, sebuah sedan Honda Civic menyeruduk beton pembatas jembatan. Tiga orang tewas dalam insiden di Jalan Raya Pagotan-Dagangan masuk Desa Sewulan, Dagangan, tersebut. ‘’Total ada lima orang di dalam mobil itu, tiga MD (meninggal dunia) dan dua luka-luka,’’ kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun Ipda Roni Susanto kemarin (15/6).

Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tunggal itu terjadi sekitar pukul 02.45. Kendaraan dikemudikan Ahmad Faisal Firdaus, warga Desa Jetis, Dagangan. Pemuda 18 tahun itu menjadi korban tewas bersama dua penumpang. Yakni, Alfian Gilang Agil Pratama, 23, dan Adida Ari Arkadiya, 18. Keduanya warga Desa Sewulan, Dagangan. ‘’Dua penumpang lain, Bryan Sukmana Aji, 20, dan Nikola Saputra, 18, yang juga warga Sewulan, dirawat di RSUD Dolopo,’’ ujar Roni.

Baca Juga :  Sepi, Ratusan Kios di Pasar Dolopo Tak Berpenghuni

Insiden maut itu bermula saat Honda Civic nopol AE 1627 GD yang disopiri Faisal melaju dari arah barat (Pagotan) dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di lokasi kejadian, mobil sedan kelir hitam itu mendadak menyeruduk beton pembatas jembatan hingga roboh. ‘’Dugaan sementara, pengemudi tidak konsentrasi sehingga terjadi laka,’’ ungkap Roni.

Mendapat laporan laka, sejumlah polisi mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Para penumpang dievakuasi. Begitu pula mobil sedan yang sudah ringsek pada bagian moncong akibat menyeruduk beton. ‘’Tercium bau alkohol di TKP,’’ sebutnya.

Peristiwa dengan tiga korban jiwa itu kini ditangani Polres Madiun. Kendaraan yang mengalami laka tunggal tersebut telah diamankan aparat kepolisian. Pun, surat kendaraan sebagai barang bukti. (den/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/