alexametrics
33.7 C
Madiun
Thursday, September 29, 2022

Jangan Sampai Covid-19 Kembali Merajalela!

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Madiun bikin DPRD setempat gerah. Mereka mendesak langkah-langkah pencegahan penularan virus korona dimaksimalkan kembali. ‘’Jangan sampai Covid-19 ndadi (menjadi-jadi, Red) seperti dulu lagi,’’ kata Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Madiun Wahyu Widayat, Selasa (16/8).

Belakangan kasus positif Covid-19 kembali bermunculan. Dalam dua pekan terakhir terdapat 60 kasus positif baru. Itu berdasarkan update harian Covid-19 pada Minggu (31/7) dengan 11.048 kasus dan Minggu (14/8) menjadi 11.108 kasus. Jumlah pasien positif korona meninggal pun bertambah. Periode yang sama, angka kematian bertambah dua, dari 712 menjadi 714 kasus. ‘’Pencegahan perlu digalakkan lagi seperti saat kasus tinggi,’’ pintanya.

Wahyu menekankan, protokol kesehatan (prokes) tetap penting lantaran pandemi belum benar-benar berakhir. Memakai masker, mencuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer, dan menjaga jarak menjadi cara jitu membentengi diri dari virus korona. ‘’Kalau Covid-19 meningkat drastis, pengawasan penerapan prokes harus tegas,’’ desaknya.

Baca Juga :  Total Kumulatif 71 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Madiun

Ledakan kasus Covid-19 seperti satu dan dua tahun lalu tidak boleh terulang. Karena itu, Wahyu berharap fungsi dan peran satgas yang telah dibentuk di berbagai tingkat pemerintahan dioptimalkan lagi. Sosialisasi pencegahan penularan Covid-19 perlu dilaksanakan agar masyarakat ikut mendukung. ‘’Satgas-satgas juga harus memantau kondisi lapangan,’’  ujarnya.

Selain prokes, Wahyu juga menyorot vaksinasi antikorona di kabupaten ini. Dia menekankan, upaya menciptakan kekebalan komunal itu tidak boleh disepelekan. Masyarakat perlu dipahamkan pentingnya imunisasi untuk penanganan pandemi. Sementara pemkab harus menjamin ketersediaan vaksin serta pelaksanaan di lapangan. ‘’Kalau stok kurang, segera cari lagi,’’ tegasnya. (den/c1/sat)

WABAH VIRUS KORONA DUA PEKAN DI KABUPATEN MADIUN

Update                Positif        Sembuh     Meninggal

30 Juli                 11.048       10.392       712

14 Agustus          11.108       10.334       714

Penambahan     60               58               2

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Peningkatan kasus Covid-19 di Kabupaten Madiun bikin DPRD setempat gerah. Mereka mendesak langkah-langkah pencegahan penularan virus korona dimaksimalkan kembali. ‘’Jangan sampai Covid-19 ndadi (menjadi-jadi, Red) seperti dulu lagi,’’ kata Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Madiun Wahyu Widayat, Selasa (16/8).

Belakangan kasus positif Covid-19 kembali bermunculan. Dalam dua pekan terakhir terdapat 60 kasus positif baru. Itu berdasarkan update harian Covid-19 pada Minggu (31/7) dengan 11.048 kasus dan Minggu (14/8) menjadi 11.108 kasus. Jumlah pasien positif korona meninggal pun bertambah. Periode yang sama, angka kematian bertambah dua, dari 712 menjadi 714 kasus. ‘’Pencegahan perlu digalakkan lagi seperti saat kasus tinggi,’’ pintanya.

Wahyu menekankan, protokol kesehatan (prokes) tetap penting lantaran pandemi belum benar-benar berakhir. Memakai masker, mencuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer, dan menjaga jarak menjadi cara jitu membentengi diri dari virus korona. ‘’Kalau Covid-19 meningkat drastis, pengawasan penerapan prokes harus tegas,’’ desaknya.

Baca Juga :  Pasar Besar Caruban Terlalu Sempit

Ledakan kasus Covid-19 seperti satu dan dua tahun lalu tidak boleh terulang. Karena itu, Wahyu berharap fungsi dan peran satgas yang telah dibentuk di berbagai tingkat pemerintahan dioptimalkan lagi. Sosialisasi pencegahan penularan Covid-19 perlu dilaksanakan agar masyarakat ikut mendukung. ‘’Satgas-satgas juga harus memantau kondisi lapangan,’’  ujarnya.

Selain prokes, Wahyu juga menyorot vaksinasi antikorona di kabupaten ini. Dia menekankan, upaya menciptakan kekebalan komunal itu tidak boleh disepelekan. Masyarakat perlu dipahamkan pentingnya imunisasi untuk penanganan pandemi. Sementara pemkab harus menjamin ketersediaan vaksin serta pelaksanaan di lapangan. ‘’Kalau stok kurang, segera cari lagi,’’ tegasnya. (den/c1/sat)

WABAH VIRUS KORONA DUA PEKAN DI KABUPATEN MADIUN

Update                Positif        Sembuh     Meninggal

30 Juli                 11.048       10.392       712

14 Agustus          11.108       10.334       714

Penambahan     60               58               2

Most Read

Artikel Terbaru

/