alexametrics
23.2 C
Madiun
Sunday, May 22, 2022

903 Pekerja Migran Asal Madiun Pulang Kampung Tahun Ini

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Madiun – Gelombang kepulangan pekerja migran Indonesia (PMI) dari luar negeri ke Kabupaten Madiun begitu besar. Bahkan, pihak dinas tenaga kerja (disnaker) setempat mencatat total 903 PMI yang bakal pulang kampung tahun ini. Mereka berasal dari berbagai negara seperti Taiwan, Hongkong, Singapura, Malaysia, Arab Saudi, dan Polandia. ‘’Itu estimasi berdasar masa kerja apabila tidak ada PMI yang perpanjangan kontrak,’’ tutur Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Madiun Heru Kuncoro, Senin (17/1/2022).

Sementara itu, kalangan legislatif juga telah mendengar kabar PMI yang diduga terjangkit Omicron itu. Mereka mewanti-wanti untuk tidak menganggap remeh. ‘’Semua harus ekstrawaspada. Kedatangan warga dari luar negeri perlu penyikapan dan pengawasan lebih,’’ tegas Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Madiun Wahyu Widayat.

Baca Juga :  Perawatan Monumen Alutsista, DPUPR Madiun Tunggu Pelimpahan dari TNI-AL

Dia menilai kepulangan PMI atau warga lain dari luar negeri berpotensi menjadi pintu masuk Omicron di kabupaten ini. Apalagi, varian baru Covid-19 itu disebut-sebut berdaya tular lebih tinggi. Namun, diharapkan tidak ada ketakutan berlebihan lantaran efek yang ditimbulkan relatif rendah. ‘’Omicron lebih cepat menular. Kami mendorong pemkab agar penanganan dimaksimalkan lagi,’’ pintanya. (den/c1/sat/her)

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Madiun – Gelombang kepulangan pekerja migran Indonesia (PMI) dari luar negeri ke Kabupaten Madiun begitu besar. Bahkan, pihak dinas tenaga kerja (disnaker) setempat mencatat total 903 PMI yang bakal pulang kampung tahun ini. Mereka berasal dari berbagai negara seperti Taiwan, Hongkong, Singapura, Malaysia, Arab Saudi, dan Polandia. ‘’Itu estimasi berdasar masa kerja apabila tidak ada PMI yang perpanjangan kontrak,’’ tutur Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Madiun Heru Kuncoro, Senin (17/1/2022).

Sementara itu, kalangan legislatif juga telah mendengar kabar PMI yang diduga terjangkit Omicron itu. Mereka mewanti-wanti untuk tidak menganggap remeh. ‘’Semua harus ekstrawaspada. Kedatangan warga dari luar negeri perlu penyikapan dan pengawasan lebih,’’ tegas Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Madiun Wahyu Widayat.

Baca Juga :  DPRD-Pemkab Madiun Evaluasi Pelaksanaan Pilkades Serentak 2021

Dia menilai kepulangan PMI atau warga lain dari luar negeri berpotensi menjadi pintu masuk Omicron di kabupaten ini. Apalagi, varian baru Covid-19 itu disebut-sebut berdaya tular lebih tinggi. Namun, diharapkan tidak ada ketakutan berlebihan lantaran efek yang ditimbulkan relatif rendah. ‘’Omicron lebih cepat menular. Kami mendorong pemkab agar penanganan dimaksimalkan lagi,’’ pintanya. (den/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/