alexametrics
27.8 C
Madiun
Monday, May 23, 2022

Atap Parkiran Ambruk Timpa Pencari Rumput

WUNGU, Jawa Pos Radar Madiun – Nahas menimpa Hasan, warga Desa Mojorayung, Wungu. Saat berteduh bersamaan turunnya hujan deras, pria 59 tahun itu tertimpa reruntuhan atap tempat parkir di lapangan desa setempat. Atap tersebut roboh akibat ditiup angin kencang.

Insiden itu bermula saat Hasan hendak mencari rumput di lapangan tersebut sekitar pukul 16.00 kemarin. Sesampainya di lokasi, hujan deras turun disertai angin kencang. Dia pun memutuskan berteduh di tempat parkir lapangan itu bersama seorang lainnya. Saking kencangnya angin, tidak lama berselang atap roboh dan menimpa tubuhnya. ”Anginnya makin besar sehingga saya bingung,’’ kata Hasan.

Akibatnya, Hasan mengalami luka di bagian kepala sepanjang 15 sentimeter. Mengetahui hal itu, dia lantas meminta pertolongan warga sekitar dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. ”Ada seseorang yang datang menolong saya,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Ica Dibunuh Atau Bunuh Diri?

Sementara, seseorang yang ikut berteduh bersama Hasan di tempat parkir itu luput dari petaka. Sebab, saat mengetahui angin semakin kencang, orang tersebut menyingkir ke tengah lapangan meski hujan deras masih mengguyur.

Aiptu Andi Wicaksono, petugas Polsek Wungu, menyebutkan bahwa angin kencang berlangsung sekitar 20 menit. Sementara, kerugian akibat robohnya tempat parkir ditaksir senilai Rp 10 juta. ‘’Saat hujan deras itu juga terdapat pohon tumbang di Jalan Raya Dungus masuk Desa Mojopurno, tapi sudah dievakuasi warga sekitar bersama petugas Polsek Wungu,’’ ungkapnya. (tr2/c1/isd/her)

WUNGU, Jawa Pos Radar Madiun – Nahas menimpa Hasan, warga Desa Mojorayung, Wungu. Saat berteduh bersamaan turunnya hujan deras, pria 59 tahun itu tertimpa reruntuhan atap tempat parkir di lapangan desa setempat. Atap tersebut roboh akibat ditiup angin kencang.

Insiden itu bermula saat Hasan hendak mencari rumput di lapangan tersebut sekitar pukul 16.00 kemarin. Sesampainya di lokasi, hujan deras turun disertai angin kencang. Dia pun memutuskan berteduh di tempat parkir lapangan itu bersama seorang lainnya. Saking kencangnya angin, tidak lama berselang atap roboh dan menimpa tubuhnya. ”Anginnya makin besar sehingga saya bingung,’’ kata Hasan.

Akibatnya, Hasan mengalami luka di bagian kepala sepanjang 15 sentimeter. Mengetahui hal itu, dia lantas meminta pertolongan warga sekitar dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. ”Ada seseorang yang datang menolong saya,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Puluhan Jembatan di Kabupaten Madiun Butuh Perhatian 

Sementara, seseorang yang ikut berteduh bersama Hasan di tempat parkir itu luput dari petaka. Sebab, saat mengetahui angin semakin kencang, orang tersebut menyingkir ke tengah lapangan meski hujan deras masih mengguyur.

Aiptu Andi Wicaksono, petugas Polsek Wungu, menyebutkan bahwa angin kencang berlangsung sekitar 20 menit. Sementara, kerugian akibat robohnya tempat parkir ditaksir senilai Rp 10 juta. ‘’Saat hujan deras itu juga terdapat pohon tumbang di Jalan Raya Dungus masuk Desa Mojopurno, tapi sudah dievakuasi warga sekitar bersama petugas Polsek Wungu,’’ ungkapnya. (tr2/c1/isd/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/