alexametrics
25.2 C
Madiun
Thursday, May 19, 2022

Pilih Berhenti Sementara, Penjual Gorengan Nyentrik yang Videonya Viral

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Madiun – Sejak beberapa pekan terakhir, jagat media sosial (medsos) diramaikan dengan viralnya video penjual gorengan keliling dengan kostum dan tingkah yang unik. Giati, si pedagang, biasa mengenakan pakaian ala artis Bollywood hingga penari jaranan saat berkeliling menjajakan dagangannya.

Namun, Ugik –sapaan akrab Giati- memilih berhenti sementara berjualan setelah videonya viral di medsos. Warga Desa Klumutan, Saradan, tersebut beralasan khawatir hal itu dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab untuk kepentingan pribadi.

Ugik menyebutkan, sejak video dirinya viral, banyak bantuan dari orang yang tak dikenalnya. Baik berupa barang maupun transferan uang. Ada yang dari Sumatera, Kalimantan, bahkan luar negeri seperti Malaysia, Singapura, dan Hongkong. ‘’Mereka berpesan agar gorengannya dibagikan cuma-cuma ke warga,’’ ujarnya, Kamis (17/2).

Baca Juga :  Gelar Karaoke saat Tahun Baru, Warga Mejayan Dibui

Sudah dua tahun Ugik menjajakan gorengan keliling dengan sepeda pancal di sekitar desanya. Dia juga melengkapi propertinya dengan sound system mini. Biasanya, perempuan itu berkeliling mulai pukul 07.00 hingga 17.00. Bermacam gorengan dijual Ugik. Mulai tempe goreng, tahu, jemblem, hingga rondho royal dengan harga Rp 500.

Belakangan dia memutuskan berjualan dengan penampilan nyentrik. Setelah itu, sejumlah warga memberikan pakaian bekas dan aksesori untuk kostum saat berkeliling. ”Ada saja yang kasih,” kata perempuan 30 tahun yang sebelum berjualan gorengan sempat menjadi pengamen di Ngawi itu.

Penampilan unik Ugik direspons positif warga. Pun, tidak sedikit yang sengaja mengundangnya datang ke rumah untuk menghibur anak-anak. ”Beli gorengan dapat bonus hiburan,” ucap Yuli Oktavia, salah seorang warga. (tr2/c1/isd/her)

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Madiun – Sejak beberapa pekan terakhir, jagat media sosial (medsos) diramaikan dengan viralnya video penjual gorengan keliling dengan kostum dan tingkah yang unik. Giati, si pedagang, biasa mengenakan pakaian ala artis Bollywood hingga penari jaranan saat berkeliling menjajakan dagangannya.

Namun, Ugik –sapaan akrab Giati- memilih berhenti sementara berjualan setelah videonya viral di medsos. Warga Desa Klumutan, Saradan, tersebut beralasan khawatir hal itu dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab untuk kepentingan pribadi.

Ugik menyebutkan, sejak video dirinya viral, banyak bantuan dari orang yang tak dikenalnya. Baik berupa barang maupun transferan uang. Ada yang dari Sumatera, Kalimantan, bahkan luar negeri seperti Malaysia, Singapura, dan Hongkong. ‘’Mereka berpesan agar gorengannya dibagikan cuma-cuma ke warga,’’ ujarnya, Kamis (17/2).

Baca Juga :  Disnakertrans Klaim Nihil Aduan Pembayaran UMK di Madiun

Sudah dua tahun Ugik menjajakan gorengan keliling dengan sepeda pancal di sekitar desanya. Dia juga melengkapi propertinya dengan sound system mini. Biasanya, perempuan itu berkeliling mulai pukul 07.00 hingga 17.00. Bermacam gorengan dijual Ugik. Mulai tempe goreng, tahu, jemblem, hingga rondho royal dengan harga Rp 500.

Belakangan dia memutuskan berjualan dengan penampilan nyentrik. Setelah itu, sejumlah warga memberikan pakaian bekas dan aksesori untuk kostum saat berkeliling. ”Ada saja yang kasih,” kata perempuan 30 tahun yang sebelum berjualan gorengan sempat menjadi pengamen di Ngawi itu.

Penampilan unik Ugik direspons positif warga. Pun, tidak sedikit yang sengaja mengundangnya datang ke rumah untuk menghibur anak-anak. ”Beli gorengan dapat bonus hiburan,” ucap Yuli Oktavia, salah seorang warga. (tr2/c1/isd/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/