alexametrics
24.2 C
Madiun
Wednesday, May 25, 2022

Sempat Anjlok, Harga Gabah di Madiun Membaik

GEGER, Jawa Pos Radar Madiun – Harga gabah yang sempat anjlok kini mulai membaik. Jika pada awal-awal pandemi Covid-19 pernah turun hingga Rp 360 ribu per kuintal, saat ini telah berada di angka Rp 420 ribu. ”Semoga harganya terus naik,’’ kata Ismantoyo, salah seorang petani Desa Sangen, Geger, Jumat (18/3).

Kendati demikian, petani belum sepenuhnya tenang. Pasalnya, harga pupuk nonsubsidi semakin mahal. Penggunaan pupuk jenis itu tidak dapat dihindari lantaran minimnya jatah pupuk subsidi. ”Pupuk bersubsidi kami hanya cukup untuk memupuk 30 persen lahan,’’ ungkapnya.

Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Madiun Parna membenarkan fenomena semakin membaiknya harga gabah. Pun, pihaknya rutin melakukan pemantauan untuk selanjutnya dilaporkan ke Pemprov Jatim. ‘’Untuk jatah pupuk subsidi memang terbatas. Tapi, itu kewenangan pusat. Kami hanya menyalurkan sesuai jatah yang diberikan,’’ ujarnya. (tr2/c1/isd/her)

Baca Juga :  Gubernur Jatim Larang Ekspor Bibit Porang

GEGER, Jawa Pos Radar Madiun – Harga gabah yang sempat anjlok kini mulai membaik. Jika pada awal-awal pandemi Covid-19 pernah turun hingga Rp 360 ribu per kuintal, saat ini telah berada di angka Rp 420 ribu. ”Semoga harganya terus naik,’’ kata Ismantoyo, salah seorang petani Desa Sangen, Geger, Jumat (18/3).

Kendati demikian, petani belum sepenuhnya tenang. Pasalnya, harga pupuk nonsubsidi semakin mahal. Penggunaan pupuk jenis itu tidak dapat dihindari lantaran minimnya jatah pupuk subsidi. ”Pupuk bersubsidi kami hanya cukup untuk memupuk 30 persen lahan,’’ ungkapnya.

Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Madiun Parna membenarkan fenomena semakin membaiknya harga gabah. Pun, pihaknya rutin melakukan pemantauan untuk selanjutnya dilaporkan ke Pemprov Jatim. ‘’Untuk jatah pupuk subsidi memang terbatas. Tapi, itu kewenangan pusat. Kami hanya menyalurkan sesuai jatah yang diberikan,’’ ujarnya. (tr2/c1/isd/her)

Baca Juga :  Tujuh OPD tanpa Pimpinan Definitif, Belum Utak-atik Warisan Mbah Tarom

Most Read

Artikel Terbaru

/