alexametrics
25.1 C
Madiun
Saturday, July 2, 2022

IPSI Kabupaten Madiun Terjunkan 15 Pesilat di Ajang Pra-Porprov

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Misi tinggi diusung Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Madiun. IPSI menargetkan atletnya mampu berbicara banyak di ajang pra-porprov yang digelar di GOR Bojonegoro mulai kemarin (17/5) hingga 22 Mei mendatang.

Kendati demikian, bukan perkara mudah untuk mewujudkan target itu. Pasalnya, persaingan antar-atlet berbagai daerah di Jatim dipastikan ketat. Sebab, tiap kelas hanya diambil delapan besar. ‘’Harus bersaing dengan lebih dari 30 atlet,’’ kata Sekretaris IPSI Kabupaten Madiun Sigit Budiarto, Rabu (18/5).

Sigit mengungkapkan, Kabupaten Madiun mengirim 15 atlet pencak silat di ajang pra-porprov. Belasan atlet itu terbagi di beberapa kelas. Perinciannya, 12 di kelas laga alias tanding -enam putra dan enam putri- serta tiga atlet lainnya di regu putri. ‘’Persaingan di cabor pencak silat itu ketat karena seluruh daerah mengirimkan. Tapi, harus tetap optimistis,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Pengelolaan GOR Pangeran Timoer, Operasional-Pendapatan Jomplang

Dia menuturkan, belasan atlet yang dikirim ke pra-porprov tersebut merupakan hasil seleksi IPSI sebelumnya. Pun, dipilih semata-mata berdasarkan kemampuan atau kualitas atlet, bukan kecondongan ke perguruan tertentu.

Sigit menyebutkan, seleksi dan pelatihan atlet pencak silat melibatkan seluruh perguruan yang ada di Kabupaten Madiun. Pun, sejumlah pelatih dilibatkan untuk menggembleng para atlet. ‘’Persiapan berupa seleksi dan pelatihan sudah dimaksimalkan dengan kebersamaan dan persatuan. Semoga apa yang telah dilakukan selama ini membuahkan hasil baik,’’ pungkasnya. (den/c1/isd)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Misi tinggi diusung Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Madiun. IPSI menargetkan atletnya mampu berbicara banyak di ajang pra-porprov yang digelar di GOR Bojonegoro mulai kemarin (17/5) hingga 22 Mei mendatang.

Kendati demikian, bukan perkara mudah untuk mewujudkan target itu. Pasalnya, persaingan antar-atlet berbagai daerah di Jatim dipastikan ketat. Sebab, tiap kelas hanya diambil delapan besar. ‘’Harus bersaing dengan lebih dari 30 atlet,’’ kata Sekretaris IPSI Kabupaten Madiun Sigit Budiarto, Rabu (18/5).

Sigit mengungkapkan, Kabupaten Madiun mengirim 15 atlet pencak silat di ajang pra-porprov. Belasan atlet itu terbagi di beberapa kelas. Perinciannya, 12 di kelas laga alias tanding -enam putra dan enam putri- serta tiga atlet lainnya di regu putri. ‘’Persaingan di cabor pencak silat itu ketat karena seluruh daerah mengirimkan. Tapi, harus tetap optimistis,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Pengelolaan GOR Pangeran Timoer, Operasional-Pendapatan Jomplang

Dia menuturkan, belasan atlet yang dikirim ke pra-porprov tersebut merupakan hasil seleksi IPSI sebelumnya. Pun, dipilih semata-mata berdasarkan kemampuan atau kualitas atlet, bukan kecondongan ke perguruan tertentu.

Sigit menyebutkan, seleksi dan pelatihan atlet pencak silat melibatkan seluruh perguruan yang ada di Kabupaten Madiun. Pun, sejumlah pelatih dilibatkan untuk menggembleng para atlet. ‘’Persiapan berupa seleksi dan pelatihan sudah dimaksimalkan dengan kebersamaan dan persatuan. Semoga apa yang telah dilakukan selama ini membuahkan hasil baik,’’ pungkasnya. (den/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/