alexametrics
23.8 C
Madiun
Saturday, July 2, 2022

Voli dan Sepak Bola Kabupaten Madiun Gagal Lolos Porprov Jatim 2022

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Separo dari total jumlah cabang olahraga (cabor) yang diikuti Kabupaten Madiun di ajang Pra-Porprov 2022 dipastikan gagal turun di porprov. ‘’Yang sudah pasti tidak bisa ikut porprov tahun ini cabor voli dan sepak bola,’’ kata Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Madiun Muhaimin, Rabu (18/5).

Di ajang Pra-Porprov 2022, Kabupaten Madiun mengikuti empat cabor. Selain voli dan sepak bola, ada catur dan pencak silat. Untuk catur, dari empat atlet yang dikirim, hanya satu yang berhasil mengamankan tiket porprov. Sementara, pencak silat sedang berlangsung. ‘’Akan ada evaluasi. Apa saja yang menjadi kendala dan bagaimana agar lebih baik ke depannya,’’ ujar Muhaimin.

Baca Juga :  Bupati Ngawi Janjikan Bonus Rp 25 Juta bagi Peraih Emas Porprov

Persoalan pembinaan atlet dan kompetisi di daerah disebut sebagai biang utama kelemahan sektor olahraga Kabupaten Madiun. Kendati demikian, Muhaimin mengklaim bahwa KONI selalu mendukung berbagai program dari cabor yang ada. ‘’Tapi, tetap dengan pertimbangan faktor ketersediaan anggaran,’’ sebutnya. (den/c1/isd)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Separo dari total jumlah cabang olahraga (cabor) yang diikuti Kabupaten Madiun di ajang Pra-Porprov 2022 dipastikan gagal turun di porprov. ‘’Yang sudah pasti tidak bisa ikut porprov tahun ini cabor voli dan sepak bola,’’ kata Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Madiun Muhaimin, Rabu (18/5).

Di ajang Pra-Porprov 2022, Kabupaten Madiun mengikuti empat cabor. Selain voli dan sepak bola, ada catur dan pencak silat. Untuk catur, dari empat atlet yang dikirim, hanya satu yang berhasil mengamankan tiket porprov. Sementara, pencak silat sedang berlangsung. ‘’Akan ada evaluasi. Apa saja yang menjadi kendala dan bagaimana agar lebih baik ke depannya,’’ ujar Muhaimin.

Baca Juga :  Agen Bus Diuntungkan Pelonggaran Mudik

Persoalan pembinaan atlet dan kompetisi di daerah disebut sebagai biang utama kelemahan sektor olahraga Kabupaten Madiun. Kendati demikian, Muhaimin mengklaim bahwa KONI selalu mendukung berbagai program dari cabor yang ada. ‘’Tapi, tetap dengan pertimbangan faktor ketersediaan anggaran,’’ sebutnya. (den/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/