alexametrics
26.3 C
Madiun
Monday, May 16, 2022

Kemenag Siapkan Tiga Opsi Pemberangkatan CJH Kabupaten Madiun ke Tanah Suci

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Madiun – Ratusan calon jemaah haji (CJH) yang pemberangkatannya ke Tanah Suci tertunda akibat pandemi Covid-19 kini bisa bernapas lega. Itu seiring pelonggaran pembatasan pelaksanaan ibadah umrah maupun haji oleh pemerintah Arab Saudi.

Kendati demikian, kepastian pemberangkatan CJH ke Tanah Suci masih menunggu kebijakan lebih lanjut pemerintah Arab Saudi. ‘’Jika sudah ada kepastian, kami adakan pelatihan,’’ kata Kasi Penyelenggaraan Umrah dan Haji Kemenag Kabupaten Madiun Tawwabin, Sabtu (19/3).

Tawwabin mengatakan, pihaknya telah menyiapkan tiga opsi terkait persiapan pemberangkatan CJH Kabupaten Madiun. Yakni, diberangkatkan semua sesuai kuota, pemberangkatan terbatas, dan tidak ada keberangkatan. ‘’Yang jelas kami sudah menyiapkan semuanya, tinggal menunggu keputusan pemerintah,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Catatan Perjalanan Umrah Ladima Tour & Travel Semasih Covid-19 (3)

Kalaupun jadi diberangkatkan, dimungkinkan para CJH dikenai biaya tambahan. Sebab, mereka wajib menjalani tes PCR untuk memastikan bebas dari Covid-19. ‘’Tapi, bisa juga biayanya dikurangi,’’ tuturnya. ‘’Saat ini kami masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat,’’ imbuh Tawwabin.

Sementara, pelonggaran pelaksanaan ibadah oleh pemerintah Arab Saudi direspons positif kalangan pengusaha biro haji dan umrah. Pun, berbagai dokumen calon jemaah telah disiapkan. ”Sepertinya tahun ini banyak calon jemaah haji plus yang beralih ke haji visa furoda (langsung berangkat tanpa antre, Red),” sebut Soenarwoto, owner salah satu biro haji dan umrah. (tr2/c1/isd/her)

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Madiun – Ratusan calon jemaah haji (CJH) yang pemberangkatannya ke Tanah Suci tertunda akibat pandemi Covid-19 kini bisa bernapas lega. Itu seiring pelonggaran pembatasan pelaksanaan ibadah umrah maupun haji oleh pemerintah Arab Saudi.

Kendati demikian, kepastian pemberangkatan CJH ke Tanah Suci masih menunggu kebijakan lebih lanjut pemerintah Arab Saudi. ‘’Jika sudah ada kepastian, kami adakan pelatihan,’’ kata Kasi Penyelenggaraan Umrah dan Haji Kemenag Kabupaten Madiun Tawwabin, Sabtu (19/3).

Tawwabin mengatakan, pihaknya telah menyiapkan tiga opsi terkait persiapan pemberangkatan CJH Kabupaten Madiun. Yakni, diberangkatkan semua sesuai kuota, pemberangkatan terbatas, dan tidak ada keberangkatan. ‘’Yang jelas kami sudah menyiapkan semuanya, tinggal menunggu keputusan pemerintah,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Percepat Herd Immunity, DPD PAN Magetan Vaksinasi 350 Warga Dosis Kedua

Kalaupun jadi diberangkatkan, dimungkinkan para CJH dikenai biaya tambahan. Sebab, mereka wajib menjalani tes PCR untuk memastikan bebas dari Covid-19. ‘’Tapi, bisa juga biayanya dikurangi,’’ tuturnya. ‘’Saat ini kami masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat,’’ imbuh Tawwabin.

Sementara, pelonggaran pelaksanaan ibadah oleh pemerintah Arab Saudi direspons positif kalangan pengusaha biro haji dan umrah. Pun, berbagai dokumen calon jemaah telah disiapkan. ”Sepertinya tahun ini banyak calon jemaah haji plus yang beralih ke haji visa furoda (langsung berangkat tanpa antre, Red),” sebut Soenarwoto, owner salah satu biro haji dan umrah. (tr2/c1/isd/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/