alexametrics
23.8 C
Madiun
Saturday, July 2, 2022

Satpol PP Copot Puluhan Reklame Liar di Madiun

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun –  Sejumlah ruas jalan arteri di Kabupaten Madiun tak sedap dipandang mata. Banyak reklame liar dan berbagai media promosi ilegal. ‘’Hari ini (kemarin, Red) kami lakukan penertiban di tepi jalan wilayah Kecamatan Jiwan,’’ kata Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah (PPHD) Satpol PP Kabupaten Madiun Danny Yudi Satriawan, Kamis (19/5).

Sejumlah reklame dan media promosi berbentuk spanduk dan baliho itu diberedel korps penegak perda. Mulai yang tertancap di pohon hingga yang terbentang di tepi jalan. Penertiban menyasar reklame tak berizin dan yang izinnya sudah kedaluwarsa. ‘’Sekitar 50 reklame kami turunkan,’’ ungkapnya.

Penertiban itu antara lain terkait pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor perizinan. Selain itu, pemasangan juga tidak pada lokasi yang ditentukan. ‘’Penertiban ini juga untuk menjaga kerapian, keindahan, dan estetika,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Lepas Masker, Tiga Warga Kabupaten Madiun Positif Covid-19

Danny mengklaim telah berulang kali melakukan penertiban serupa. Namun, oknum pemasang tetap saja bermunculan. ‘’Kami akan lebih mengintensifkan penurunan atau penertiban agar tidak ada lagi reklame liar,’’ tegasnya. (den/sat)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun –  Sejumlah ruas jalan arteri di Kabupaten Madiun tak sedap dipandang mata. Banyak reklame liar dan berbagai media promosi ilegal. ‘’Hari ini (kemarin, Red) kami lakukan penertiban di tepi jalan wilayah Kecamatan Jiwan,’’ kata Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah (PPHD) Satpol PP Kabupaten Madiun Danny Yudi Satriawan, Kamis (19/5).

Sejumlah reklame dan media promosi berbentuk spanduk dan baliho itu diberedel korps penegak perda. Mulai yang tertancap di pohon hingga yang terbentang di tepi jalan. Penertiban menyasar reklame tak berizin dan yang izinnya sudah kedaluwarsa. ‘’Sekitar 50 reklame kami turunkan,’’ ungkapnya.

Penertiban itu antara lain terkait pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor perizinan. Selain itu, pemasangan juga tidak pada lokasi yang ditentukan. ‘’Penertiban ini juga untuk menjaga kerapian, keindahan, dan estetika,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Capaian Vaksinasi Kurang, Pemkab Madiun Tak Bisa Gelar Imunisasi Anak

Danny mengklaim telah berulang kali melakukan penertiban serupa. Namun, oknum pemasang tetap saja bermunculan. ‘’Kami akan lebih mengintensifkan penurunan atau penertiban agar tidak ada lagi reklame liar,’’ tegasnya. (den/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/