alexametrics
27.8 C
Madiun
Monday, May 23, 2022

Antre Mengular Pembeli Solar

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Bahan bakar minyak (BBM) jenis solar sulit didapat belakangan ini. Sopir hingga petani menjerit. Kondisi tersebut diprediksi bakal berlangsung hingga akhir bulan ini. ‘’Sudah dua jam antre ini tadi,’’ kata Andri, sopir dump truck di SPBU Sangen, Geger, kemarin (19/10).

Andri adalah satu dari banyak pembeli yang mengantre di SPBU tersebut. Antrean mengular sepanjang kurang lebih ratusan meter. Andri pun mengeluh waktunya habis hanya untuk mendapatkan solar. ‘’Solar sulit sudah sekitar satu minggu terakhir. Kerjaan jadi kurang maksimal karena waktu habis untuk antre,’’ ujarnya.

Bagi Andri, solar merupakan kebutuhan vital. Pun, butuh banyak lantaran dump truck mengangkut muatan berat. Biasanya butuh sekitar 40 liter lebih per hari. Karena itu, dia rela antre berjam-jam agar dapat bekerja. ‘’Tidak cari ke tempat lain karena sama saja, di Madiun selatan banyak yang kosong,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Janji Satpol PP Kabupaten Madiun Segel THM Belum Terealisasikan

Tidak hanya antrean kendaraan roda empat, sepeda motor dengan membawa berbagai jenis wadah ikut mengantre hendak beli solar. Mereka umumnya kalangan petani. Bagi mereka, solar juga kebutuhan penting untuk keperluan irigasi. Untuk mengoperasikan pompa air butuh BBM jenis solar. (den/c1/sat/her)

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Bahan bakar minyak (BBM) jenis solar sulit didapat belakangan ini. Sopir hingga petani menjerit. Kondisi tersebut diprediksi bakal berlangsung hingga akhir bulan ini. ‘’Sudah dua jam antre ini tadi,’’ kata Andri, sopir dump truck di SPBU Sangen, Geger, kemarin (19/10).

Andri adalah satu dari banyak pembeli yang mengantre di SPBU tersebut. Antrean mengular sepanjang kurang lebih ratusan meter. Andri pun mengeluh waktunya habis hanya untuk mendapatkan solar. ‘’Solar sulit sudah sekitar satu minggu terakhir. Kerjaan jadi kurang maksimal karena waktu habis untuk antre,’’ ujarnya.

Bagi Andri, solar merupakan kebutuhan vital. Pun, butuh banyak lantaran dump truck mengangkut muatan berat. Biasanya butuh sekitar 40 liter lebih per hari. Karena itu, dia rela antre berjam-jam agar dapat bekerja. ‘’Tidak cari ke tempat lain karena sama saja, di Madiun selatan banyak yang kosong,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Kejar Tayang Proyek Trotoar, Rekanan Pelaksana Di-Deadline 50 Hari

Tidak hanya antrean kendaraan roda empat, sepeda motor dengan membawa berbagai jenis wadah ikut mengantre hendak beli solar. Mereka umumnya kalangan petani. Bagi mereka, solar juga kebutuhan penting untuk keperluan irigasi. Untuk mengoperasikan pompa air butuh BBM jenis solar. (den/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/