alexametrics
23.6 C
Madiun
Thursday, May 26, 2022

MUS Tak Terpengaruh Level PPKM

DOLOPO, Jawa Pos Radar Madiun – Status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kabupaten Madiun saat ini level 2. Kendati begitu, objek wisata boleh beroperasi. Salah satunya Madiun Umbul Square (MUS). Hanya, jumlah pengunjung dibatasi 50 persen dari total kapasitas.

Selain itu, protokol kesehatan (prokes) diterapkan dengan ketat. ‘’Tidak masalah pengunjung dibatasi 50 persen, yang penting tidak ditutup,’’ kata Kadiv Umum dan Pemasaran Perusahaan Daerah Objek Wisata Umbul Agus Mahendra kemarin (20/2).

MUS berkapasitas 6.000 pengunjung. Pun sudah kembali dibuka normal awal 2022 ini. Namun, seiring perkembangan kasus Covid-19 yang makin meningkat, pengelola harus mengikuti kebijakan pemkab setempat. ‘’Sebenarnya peningkatan level PPKM tidak berpengaruh, karena kunjungan saat ini juga masih minim,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Nihil Hiburan, Madiun Umbul Square Sepi Wisatawan

Tidak hanya weekend, pada hari biasa ada saja warga yang berwisata ke objek wisata pelat merah itu. Baik perorangan maupun rombongan. ‘’Rombongan kami menerapkan prokes sejak dari rumah, sekolah, hingga di tempat ini,’’ kata Moh. Muslih, salah seorang guru pendamping rombongan dari SDN 1 Ngebel, Ponorogo. (tr2/c1/sat)

DOLOPO, Jawa Pos Radar Madiun – Status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kabupaten Madiun saat ini level 2. Kendati begitu, objek wisata boleh beroperasi. Salah satunya Madiun Umbul Square (MUS). Hanya, jumlah pengunjung dibatasi 50 persen dari total kapasitas.

Selain itu, protokol kesehatan (prokes) diterapkan dengan ketat. ‘’Tidak masalah pengunjung dibatasi 50 persen, yang penting tidak ditutup,’’ kata Kadiv Umum dan Pemasaran Perusahaan Daerah Objek Wisata Umbul Agus Mahendra kemarin (20/2).

MUS berkapasitas 6.000 pengunjung. Pun sudah kembali dibuka normal awal 2022 ini. Namun, seiring perkembangan kasus Covid-19 yang makin meningkat, pengelola harus mengikuti kebijakan pemkab setempat. ‘’Sebenarnya peningkatan level PPKM tidak berpengaruh, karena kunjungan saat ini juga masih minim,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Tujuh Aset di Kota Madiun Belum Termanfaatkan

Tidak hanya weekend, pada hari biasa ada saja warga yang berwisata ke objek wisata pelat merah itu. Baik perorangan maupun rombongan. ‘’Rombongan kami menerapkan prokes sejak dari rumah, sekolah, hingga di tempat ini,’’ kata Moh. Muslih, salah seorang guru pendamping rombongan dari SDN 1 Ngebel, Ponorogo. (tr2/c1/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/