alexametrics
23.8 C
Madiun
Saturday, July 2, 2022

Minyak Goreng Murah Masih Jadi Buruan

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Ternyata, persoalan minyak goreng (migor) curah di pasaran belum selesai. Berbagai kalangan pun masih mengeluhkan tingginya harga salah satu kebutuhan dapur itu. Alhasil, operasi pasar (OP) migor curah di Pasar Dungus, Wungu, kemarin (20/5) langsung diserbu warga. ‘’Ini bawa lima jeriken, belum tahu nanti dapat berapa,’’ kata Yayuk Sri Wahyuni, seorang pedagang.

Sejumlah warga menggeruduk OP migor curah sebanyak 6.000 liter itu. Baik dari kalangan pedagang maupun pelaku usaha. Antrean panjang tak terelakkan. Kendati demikian, mereka rela menunggu berjam-jam untuk mendapatkannya lantaran harganya murah. Yakni, Rp 14.389 per kilogram. ‘’Untuk  dijual lagi,’’ ungkap Yayuk.

Sejak pagi, puluhan warga itu menunggu OP migor curah yang digelar Pemkab Madiun bersama salah satu distributor tersebut. Warga butuh persediaan sebagai antisipasi jika harga naik lagi dan langka seperti sebelumnya. ‘’Karena tidak dibatasi, rencananya mau ambil 50 kilogram untuk stok berjualan di warung,’’ ujar Endang, pedagang pasar setempat.

Baca Juga :  Awas Kecanduan Nge-Game Online!

Dia menambahkan,  saat ini harga migor curah Rp 18-19 ribu per kilogram. Pelaku usaha di sekitar Pasar Dungus tak mau ketinggalan mendapat migor curah murah tersebut. Arifah Mauna, pedagang gorengan, rela menunggu dan mengantre demi mendapatkannya. ‘’Terakhir beli Rp 19 ribu per kilogram. Ini murah sekali dan membantu. Kalau harga migor terlalu tinggi, tidak untung jadinya,’’ tuturnya. (den/sat)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Ternyata, persoalan minyak goreng (migor) curah di pasaran belum selesai. Berbagai kalangan pun masih mengeluhkan tingginya harga salah satu kebutuhan dapur itu. Alhasil, operasi pasar (OP) migor curah di Pasar Dungus, Wungu, kemarin (20/5) langsung diserbu warga. ‘’Ini bawa lima jeriken, belum tahu nanti dapat berapa,’’ kata Yayuk Sri Wahyuni, seorang pedagang.

Sejumlah warga menggeruduk OP migor curah sebanyak 6.000 liter itu. Baik dari kalangan pedagang maupun pelaku usaha. Antrean panjang tak terelakkan. Kendati demikian, mereka rela menunggu berjam-jam untuk mendapatkannya lantaran harganya murah. Yakni, Rp 14.389 per kilogram. ‘’Untuk  dijual lagi,’’ ungkap Yayuk.

Sejak pagi, puluhan warga itu menunggu OP migor curah yang digelar Pemkab Madiun bersama salah satu distributor tersebut. Warga butuh persediaan sebagai antisipasi jika harga naik lagi dan langka seperti sebelumnya. ‘’Karena tidak dibatasi, rencananya mau ambil 50 kilogram untuk stok berjualan di warung,’’ ujar Endang, pedagang pasar setempat.

Baca Juga :  Ini Lho Komentar BerKAH setelah Resmi Jadi Bupati-Wabup Terpilih

Dia menambahkan,  saat ini harga migor curah Rp 18-19 ribu per kilogram. Pelaku usaha di sekitar Pasar Dungus tak mau ketinggalan mendapat migor curah murah tersebut. Arifah Mauna, pedagang gorengan, rela menunggu dan mengantre demi mendapatkannya. ‘’Terakhir beli Rp 19 ribu per kilogram. Ini murah sekali dan membantu. Kalau harga migor terlalu tinggi, tidak untung jadinya,’’ tuturnya. (den/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/