alexametrics
23.7 C
Madiun
Monday, June 27, 2022

Penyelidikan Kasus Pupuk Subsidi, 141 Saksi Diperiksa, Tersangka Belum Ada

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Penyelidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) distribusi pupuk bersubsidi tak kunjung tuntas. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun belum juga menaikkan statusnya ke penyidikan.  ‘’Pimpinan menginstruksikan agar ditingkatkan, tapi belum untuk saat ini,’’ kata Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Madiun Purning Dahono Putro, Selasa (21/6).

Dua pekan lalu, kepala kejari meminta seksi pidsus segera menentukan langkah terkait penyelidikan kasus itu. Baik dengan menetapkan tersangka bersamaan peningkatan ke penyidikan maupun menutup kasus jika memang tidak ditemukan bukti-bukti. Targetnya, jatuh pekan lalu. ‘’Masih kami siapkan administrasi penyidikannya,’’ dalih Purning.

Siapa calon tersangkanya? Purning enggan memberi bocoran. Dia minta untuk menunggu faktanya. ‘’Lebih dari satu, 10, atau 20 (tersangka, Red), kami belum bisa memastikan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Sekolah Pastikan Aman, Orang Tua Khawatir

Saat ini pihaknya masih menginventarisasi data dan dokumen hasil penyelidikan. Mulai dokumen dari berbagai pihak terkait sampai keterangan-keterangan sejumlah saksi. ‘’Sampai saat ini ada 141 orang yang sudah diperiksa. Hasil penyelidikan masih kami analisis,’’ ungkapnya.

Ratusan orang yang telah diperiksa itu berasal dari berbagai kalangan. Mulai petani, kelompok tani, kios, distributor dan sejumlah pihak terkait, sampai sejumlah pegawai di dinas terkait. Salah satu dari ratusan terperiksa itu dapat saja berstatus tersangka. ‘’Analisis dokumen dan keterangan saksi secepatnya akan diselesaikan,’’ tuturnya. (den/c1/sat)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Penyelidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) distribusi pupuk bersubsidi tak kunjung tuntas. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun belum juga menaikkan statusnya ke penyidikan.  ‘’Pimpinan menginstruksikan agar ditingkatkan, tapi belum untuk saat ini,’’ kata Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Madiun Purning Dahono Putro, Selasa (21/6).

Dua pekan lalu, kepala kejari meminta seksi pidsus segera menentukan langkah terkait penyelidikan kasus itu. Baik dengan menetapkan tersangka bersamaan peningkatan ke penyidikan maupun menutup kasus jika memang tidak ditemukan bukti-bukti. Targetnya, jatuh pekan lalu. ‘’Masih kami siapkan administrasi penyidikannya,’’ dalih Purning.

Siapa calon tersangkanya? Purning enggan memberi bocoran. Dia minta untuk menunggu faktanya. ‘’Lebih dari satu, 10, atau 20 (tersangka, Red), kami belum bisa memastikan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Tiga Desa di Saradan Terendam Banjir Semalaman

Saat ini pihaknya masih menginventarisasi data dan dokumen hasil penyelidikan. Mulai dokumen dari berbagai pihak terkait sampai keterangan-keterangan sejumlah saksi. ‘’Sampai saat ini ada 141 orang yang sudah diperiksa. Hasil penyelidikan masih kami analisis,’’ ungkapnya.

Ratusan orang yang telah diperiksa itu berasal dari berbagai kalangan. Mulai petani, kelompok tani, kios, distributor dan sejumlah pihak terkait, sampai sejumlah pegawai di dinas terkait. Salah satu dari ratusan terperiksa itu dapat saja berstatus tersangka. ‘’Analisis dokumen dan keterangan saksi secepatnya akan diselesaikan,’’ tuturnya. (den/c1/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/