alexametrics
29.9 C
Madiun
Friday, May 20, 2022

Berkas Rasuah Kaligunting Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Madiun – Pengusutan dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) APBDes Kaligunting, Mejayan, terus menggelinding. Kasus dengan tersangka NA, mantan kepala Desa (Kades) Kaligunting, itu bakal memasuki babak baru. ‘’Rencananya, berkas kasus akan kami kirim ke kejaksaan Senin pekan depan,’’ kata Kasatreskrim Polres Madiun AKP Ryan Wira Raja Pratama, Sabtu (22/1/2022).

Raja mengungkapkan, pihaknya terus berupaya melengkapi berkas kasus ini. Berbagai hal terkait perbuatan culas yang dilakukan tersangka dipelototi. ‘’Setelah dikirim ke kejaksaan nanti, kasus berlanjut ke tahap berikutnya. Tapi, kalau ada (berkas) yang perlu dibenahi, ya dibenahi,’’ ujarnya.

Serangkaian pemeriksaan telah dilakukan penyidik kepolisian. Sebanyak 37 saksi telah diperiksa. Itu sebelum NA ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan per Selasa (11/1) lalu. Raja mengklaim saksi sudah cukup. ‘’Kalau memang ada pengembangan selanjutnya, pasti akan dikembangkan. Sedangkan, untuk total kerugian negarannya ditaksir mencapai Rp 487 juta,’’ terang Raja. (den/c1/sat/her)

Baca Juga :  Lantai Lima Rusunawa Tidak Laku

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Madiun – Pengusutan dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) APBDes Kaligunting, Mejayan, terus menggelinding. Kasus dengan tersangka NA, mantan kepala Desa (Kades) Kaligunting, itu bakal memasuki babak baru. ‘’Rencananya, berkas kasus akan kami kirim ke kejaksaan Senin pekan depan,’’ kata Kasatreskrim Polres Madiun AKP Ryan Wira Raja Pratama, Sabtu (22/1/2022).

Raja mengungkapkan, pihaknya terus berupaya melengkapi berkas kasus ini. Berbagai hal terkait perbuatan culas yang dilakukan tersangka dipelototi. ‘’Setelah dikirim ke kejaksaan nanti, kasus berlanjut ke tahap berikutnya. Tapi, kalau ada (berkas) yang perlu dibenahi, ya dibenahi,’’ ujarnya.

Serangkaian pemeriksaan telah dilakukan penyidik kepolisian. Sebanyak 37 saksi telah diperiksa. Itu sebelum NA ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan per Selasa (11/1) lalu. Raja mengklaim saksi sudah cukup. ‘’Kalau memang ada pengembangan selanjutnya, pasti akan dikembangkan. Sedangkan, untuk total kerugian negarannya ditaksir mencapai Rp 487 juta,’’ terang Raja. (den/c1/sat/her)

Baca Juga :  Jantung Kambuh, Tewas saat Cari Rumput

Most Read

Artikel Terbaru

/