alexametrics
23.7 C
Madiun
Saturday, May 21, 2022

Ingin Full PTM, DPRD Kabupaten Madiun Minta Warga Sekolah Tingkatkan Prokes

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Madiun – Pembelajaran tatap muka (PTM) jenjang TK/PAUD, SD, dan SMP di Kabupaten Madiun yang kembali ke 50 persen mendapat sorotan kalangan legislatif setempat. Wakil rakyat ingin jenjang-jenjang pendidikan tersebut segera melaksanakan PTM 100 persen. ‘’Kalau sudah ada sinyal aman terkait Omicron, kami mendorong penerapan PTM 100 persen,’’ kata Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Madiun Hari Puryadi, Selasa (22/3).

Dorongan wakil rakyat agar PTM jenjang TK/PAUD, SD, dan SMP segera dilaksanakan 100 persen bukan tanpa sebab. Kualitas pendidikan dinilai jauh lebih optimal dengan model PTM ketimbang pembelajaran jarak jauh (PJJ). ‘’Tentu, penerapan PTM 100 persen harus dengan pertimbangan dari hasil evaluasi yang dilakukan selama ini,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Kadindikpora Magetan: Nasib PTM Apa Kata Dinkes

Sejatinya, awal Januari lalu pemkab telah menerapkan PTM 100 persen. Namun, sejak Februari -bersamaan status PPKM level 2 Kabupaten Madiun- jenjang TK/PAUD, SD, dan SMP kembali menerapkan PTM 50 persen. ‘’Evaluasi PTM selama ini harus dikoordinasikan dengan pihak terkait seperti dinas kesehatan supaya tidak salah langkah pengambilan kebijakan pendidikan saat pandemi,’’ tutur Hari. (den/c1/isd/her)

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Madiun – Pembelajaran tatap muka (PTM) jenjang TK/PAUD, SD, dan SMP di Kabupaten Madiun yang kembali ke 50 persen mendapat sorotan kalangan legislatif setempat. Wakil rakyat ingin jenjang-jenjang pendidikan tersebut segera melaksanakan PTM 100 persen. ‘’Kalau sudah ada sinyal aman terkait Omicron, kami mendorong penerapan PTM 100 persen,’’ kata Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Madiun Hari Puryadi, Selasa (22/3).

Dorongan wakil rakyat agar PTM jenjang TK/PAUD, SD, dan SMP segera dilaksanakan 100 persen bukan tanpa sebab. Kualitas pendidikan dinilai jauh lebih optimal dengan model PTM ketimbang pembelajaran jarak jauh (PJJ). ‘’Tentu, penerapan PTM 100 persen harus dengan pertimbangan dari hasil evaluasi yang dilakukan selama ini,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Pecah Ban, Toyota Rush Remuk di Tol

Sejatinya, awal Januari lalu pemkab telah menerapkan PTM 100 persen. Namun, sejak Februari -bersamaan status PPKM level 2 Kabupaten Madiun- jenjang TK/PAUD, SD, dan SMP kembali menerapkan PTM 50 persen. ‘’Evaluasi PTM selama ini harus dikoordinasikan dengan pihak terkait seperti dinas kesehatan supaya tidak salah langkah pengambilan kebijakan pendidikan saat pandemi,’’ tutur Hari. (den/c1/isd/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/