alexametrics
21.8 C
Madiun
Wednesday, June 29, 2022

Dua Sapi di Saradan Suspek PMK

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Penyakit mulut dan kuku (PMK) mulai meneror Kabupaten Madiun. Dua ekor  sapi di Kecamatan Saradan dinyatakan suspek penyakit tersebut. Berbagai upaya telah dilakukan. Baik kepada yang suspek maupun pencegahaan penularan ke ternak lain.

Kabid Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun Bagus Yulianta mengatakan, sampel kedua sapi suspek PMK itu telah diambil oleh Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates, Jogjakarta, untuk diuji laboratorium. ‘’Sapi-sapi itu saat ini diisolasi. Juga dalam pengawasan dan pengobatan sampai sembuh,’’ ujarnya kemarin (21/5).

Catatan DKPP, total ternak sapi di Kabupaten Madiun sebanyak 66.188 ekor. Dari jumlah itu, 11.754 di antaranya ada di Kecamatan Saradan. Angka itu merupakan yang tertinggi disbanding kecamatan lain (selengkapnya lihat grafis). ‘’Edukasi sudah dilakukan. Peternak yang lain harus menjaga higienitas, sanitasi, dan disinfeksi kandang dan ternak. Kalau ada gejala PMK segera lapor petugas,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Syarat Registrasi Ekspor Porang Ribet, Harga Tidak Lagi Jelas 

Upaya pencegahan PMK masuk Kabupaten Madiun telah dilakukan dengan sejumlah cara seperti monitoring pasar hewan dan larangan masuk bagi ternak dari daerah endemik. Sejauh ini belum ada laporan ternak terkonfirmasi positif PMK yang masuk Kabupaten Madiun. (den/isd)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Penyakit mulut dan kuku (PMK) mulai meneror Kabupaten Madiun. Dua ekor  sapi di Kecamatan Saradan dinyatakan suspek penyakit tersebut. Berbagai upaya telah dilakukan. Baik kepada yang suspek maupun pencegahaan penularan ke ternak lain.

Kabid Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun Bagus Yulianta mengatakan, sampel kedua sapi suspek PMK itu telah diambil oleh Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates, Jogjakarta, untuk diuji laboratorium. ‘’Sapi-sapi itu saat ini diisolasi. Juga dalam pengawasan dan pengobatan sampai sembuh,’’ ujarnya kemarin (21/5).

Catatan DKPP, total ternak sapi di Kabupaten Madiun sebanyak 66.188 ekor. Dari jumlah itu, 11.754 di antaranya ada di Kecamatan Saradan. Angka itu merupakan yang tertinggi disbanding kecamatan lain (selengkapnya lihat grafis). ‘’Edukasi sudah dilakukan. Peternak yang lain harus menjaga higienitas, sanitasi, dan disinfeksi kandang dan ternak. Kalau ada gejala PMK segera lapor petugas,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Sulit Tentukan Standarisasi Harga Jual Porang

Upaya pencegahan PMK masuk Kabupaten Madiun telah dilakukan dengan sejumlah cara seperti monitoring pasar hewan dan larangan masuk bagi ternak dari daerah endemik. Sejauh ini belum ada laporan ternak terkonfirmasi positif PMK yang masuk Kabupaten Madiun. (den/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/