alexametrics
23.8 C
Madiun
Saturday, July 2, 2022

Fery: Internal Askab PSSI Madiun Butuh Pembenahan

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kegagalan tim sepak bola Kabupaten Madiun lolos ke Porprov Jatim 2022 jadi rasan-rasan. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Askab PSSI daerah setempat. Lebih-lebih, organisasi tersebut punya nakhoda baru, Fery Sudarsono. ‘’Berbagai hal akan dilakukan untuk kemajuan sepak bola di Kabupaten Madiun,’’ kata Fery, Minggu (22/5).

Diketahui, dalam pra-porprov kesebelasan kabupaten ini berada satu grup dengan Kabupaten Malang, Kediri, dan Ponorogo. Dalam laga memperebutkan tiket lolos ke porprov 2022 itu, Kabupaten Madiun terjerembab di urutan paling buncit plus tanpa kemenangan sama sekali. Menurut Fery, ada beberapa faktor yang menyebabkan Kabupaten Madiun tak dapat berlaga di pesta olahraga tingkat provinsi itu. ‘’Pemain kurang berpengalaman. Yang senior tidak bisa ikut karena berbagai kepentingan pribadi,’’ dalihnya.

Fery telah menyiapkan sejumlah rencana untuk membangkitkan airah persepakbolaan di daerahnya. Tak terkecuali pelaksanaan kompetisi lingkup kabupaten. Ajang tersebut akan melibatkan sejumlah sekolah sepak bola (SSB) yang terdaftar di Askab PSSI. Namun, dia belum dapat memastikan kapan direalisasikan. ‘’Soal kompetisi, kami tetap mendukung. Tapi, dilihat dulu support dari pemkab seperti apa,’’ ujar Fery.

Baca Juga :  Pedagang Tanya, Kapan Divaksin?

Ketidakmampuan tim sepak bola Kabupaten Madiun berbicara tak cuma karena perihal teknis. Kondisi internal Askab PSSI juga turut ambil bagian dalam tren buruk sepak bola di kabupaten ini. Mulai tak lolos grup di Liga 3 Jatim tahun lalu sampai gagal di Pra-Porprov 2022. ‘’Minimal nanti Kabupaten Madiun bisa ikut kompetisi resmi dan mengimbangi yang lain. Sementara ini, dibenahi dulu rumah tangganya (internal Askab PSSI, Red.),’’ ungkap ketua DPRD setempat itu. (den/sat)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kegagalan tim sepak bola Kabupaten Madiun lolos ke Porprov Jatim 2022 jadi rasan-rasan. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Askab PSSI daerah setempat. Lebih-lebih, organisasi tersebut punya nakhoda baru, Fery Sudarsono. ‘’Berbagai hal akan dilakukan untuk kemajuan sepak bola di Kabupaten Madiun,’’ kata Fery, Minggu (22/5).

Diketahui, dalam pra-porprov kesebelasan kabupaten ini berada satu grup dengan Kabupaten Malang, Kediri, dan Ponorogo. Dalam laga memperebutkan tiket lolos ke porprov 2022 itu, Kabupaten Madiun terjerembab di urutan paling buncit plus tanpa kemenangan sama sekali. Menurut Fery, ada beberapa faktor yang menyebabkan Kabupaten Madiun tak dapat berlaga di pesta olahraga tingkat provinsi itu. ‘’Pemain kurang berpengalaman. Yang senior tidak bisa ikut karena berbagai kepentingan pribadi,’’ dalihnya.

Fery telah menyiapkan sejumlah rencana untuk membangkitkan airah persepakbolaan di daerahnya. Tak terkecuali pelaksanaan kompetisi lingkup kabupaten. Ajang tersebut akan melibatkan sejumlah sekolah sepak bola (SSB) yang terdaftar di Askab PSSI. Namun, dia belum dapat memastikan kapan direalisasikan. ‘’Soal kompetisi, kami tetap mendukung. Tapi, dilihat dulu support dari pemkab seperti apa,’’ ujar Fery.

Baca Juga :  Perempuan Hamil Tewas di Kamar Kos, Polisi Cium Ketidakwajaran

Ketidakmampuan tim sepak bola Kabupaten Madiun berbicara tak cuma karena perihal teknis. Kondisi internal Askab PSSI juga turut ambil bagian dalam tren buruk sepak bola di kabupaten ini. Mulai tak lolos grup di Liga 3 Jatim tahun lalu sampai gagal di Pra-Porprov 2022. ‘’Minimal nanti Kabupaten Madiun bisa ikut kompetisi resmi dan mengimbangi yang lain. Sementara ini, dibenahi dulu rumah tangganya (internal Askab PSSI, Red.),’’ ungkap ketua DPRD setempat itu. (den/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/