alexametrics
24.8 C
Madiun
Saturday, May 21, 2022

Polres Madiun Cek Fasum dan Gereja Jelang Nataru

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Mobilitas masyarakat selama momen Natal dan tahun baru (Nataru) jadi atensi polisi. Sejumlah fasilitas umum (fasum) tempat berkumpulnya masyarakat mendapat perhatian khusus. Antara lain Terminal Bus Caruban dan Stasiun KA Caruban. ‘’Pengecekan ini rangkaian persiapan menghadapi Nataru,’’ kata Kapolres Madiun AKBP Jury Leonard Siahaan, kemarin (21/12).

Pandemi Covid-19 yang belum berakhir menjadi alasan utama kepolisian mengecek fasilitas umum sejak dini. Sebab, tidak menutup kemungkinan di terminal dan stasiun terjadi kerumunan. Apalagi jika ada yang tidak patuh protokol kesehatan (prokes). ‘’Walaupun pemerintah sudah mengimbau masyarakat untuk menahan diri, tidak liburan, kami tetap cek pelaksanaan di lapangan,’’ lanjut Jury.

Baca Juga :  Vaksinasi Lengkap di Kabupaten Madiun Belum Capai 70 Persen

Mobilitas masyarakat bakal terus dipantau. Polres sudah mendirikan sejumlah pos Nataru. Meliputi lima pos pengamanan, satu pos pelayanan, dan satu pos terpadu. Dia berharap, sejumlah pos itu dapat dimanfaatkan masyarakat. ‘’Untuk Nataru, kami juga menyiapkan dua pos di area tol,’’ sebutnya.

Kapolres mengklaim telah melaksanakan serangkaian persiapan. Selain pengecekan fasilitas umum, sejumlah tempat ibadah juga dicek. Pihaknya sudah melakukan kegiatan awal pengamanan ibadah Natal di beberapa gereja. Tujuannya, memastikan kesiapan gereja-gereja taat prokes. ‘’Karena masih pandemi, kami juga mengimbau masyarakat untuk menerapkan prokes dalam kegiatan sehari-hari,’’ tegasnya. (den/c1/sat/her)

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Mobilitas masyarakat selama momen Natal dan tahun baru (Nataru) jadi atensi polisi. Sejumlah fasilitas umum (fasum) tempat berkumpulnya masyarakat mendapat perhatian khusus. Antara lain Terminal Bus Caruban dan Stasiun KA Caruban. ‘’Pengecekan ini rangkaian persiapan menghadapi Nataru,’’ kata Kapolres Madiun AKBP Jury Leonard Siahaan, kemarin (21/12).

Pandemi Covid-19 yang belum berakhir menjadi alasan utama kepolisian mengecek fasilitas umum sejak dini. Sebab, tidak menutup kemungkinan di terminal dan stasiun terjadi kerumunan. Apalagi jika ada yang tidak patuh protokol kesehatan (prokes). ‘’Walaupun pemerintah sudah mengimbau masyarakat untuk menahan diri, tidak liburan, kami tetap cek pelaksanaan di lapangan,’’ lanjut Jury.

Baca Juga :  Produk AMDK PDAM Kabupaten Madiun Ditarget Income Rp 1 M

Mobilitas masyarakat bakal terus dipantau. Polres sudah mendirikan sejumlah pos Nataru. Meliputi lima pos pengamanan, satu pos pelayanan, dan satu pos terpadu. Dia berharap, sejumlah pos itu dapat dimanfaatkan masyarakat. ‘’Untuk Nataru, kami juga menyiapkan dua pos di area tol,’’ sebutnya.

Kapolres mengklaim telah melaksanakan serangkaian persiapan. Selain pengecekan fasilitas umum, sejumlah tempat ibadah juga dicek. Pihaknya sudah melakukan kegiatan awal pengamanan ibadah Natal di beberapa gereja. Tujuannya, memastikan kesiapan gereja-gereja taat prokes. ‘’Karena masih pandemi, kami juga mengimbau masyarakat untuk menerapkan prokes dalam kegiatan sehari-hari,’’ tegasnya. (den/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/