alexametrics
24.3 C
Madiun
Friday, May 20, 2022

Survei Kebumian dari Kementerian ESDM Sasar Jalan Geger-Madiun

Ukur Dulu, Truk Vibroseis Kemudian

 

GEGER, Jawa Pos Radar Madiun – Survei kebumian di Kabupaten Madiun memasuki babak baru. Upaya mencitrakan lapisan struktur bawah permukaan bumi oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) lewat PT Pertamina Hulu Energi (PHE) itu kini sampai tahap pemetaan dan pengukuran. Seperti yang berlangsung di Jalan Geger–Madiun kemarin (22/2). ‘’Ini tahap awal,’’ kata Robi Tri Antono, seorang petugas.

Sembilan petugas diterjunkan sesuai tugas masing-masing. Mulai petugas pemegang tongkat teodolit –instrumen pengukur sudut dalam ilmu ukur tanah– sampai yang membentangkan meteran serta pemasang patok penanda. ‘’Pemasangan patok-patok itu untuk menandai titik berhenti kendaraan vibroseis (vibrator seismik),’’ ungkap Robi.

Baca Juga :  21 Orang Ajukan Ganti Nama Sepanjang 2021

Diketahui, kendaraan vibroseis yang bakal dipakai dalam survei kebumian di Kabupaten Madiun berbentuk truk. Truk tersebut dilengkapi sensor untuk meneliti kondisi bawah permukaan bumi. ‘’Saat ini truk masih di Solo, untuk Madiun disediakan lima unit nanti,’’ beber Robi. ‘’Pemetaan dan pengukuran ditarget selesai minggu ini,’’ imbuhnya.

Aktivitas Robi dan petugas lain itu memantik rasa penasaran warga. Bahkan, ada warga turut membantu dengan menarik meteran dan memasang patok. ‘’Siapa tahu nanti ada sesuatu yang tidak terduga di bawah sini,’’ ujar Suprayitno, seorang warga. (tr2/c1/den)

Ukur Dulu, Truk Vibroseis Kemudian

 

GEGER, Jawa Pos Radar Madiun – Survei kebumian di Kabupaten Madiun memasuki babak baru. Upaya mencitrakan lapisan struktur bawah permukaan bumi oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) lewat PT Pertamina Hulu Energi (PHE) itu kini sampai tahap pemetaan dan pengukuran. Seperti yang berlangsung di Jalan Geger–Madiun kemarin (22/2). ‘’Ini tahap awal,’’ kata Robi Tri Antono, seorang petugas.

Sembilan petugas diterjunkan sesuai tugas masing-masing. Mulai petugas pemegang tongkat teodolit –instrumen pengukur sudut dalam ilmu ukur tanah– sampai yang membentangkan meteran serta pemasang patok penanda. ‘’Pemasangan patok-patok itu untuk menandai titik berhenti kendaraan vibroseis (vibrator seismik),’’ ungkap Robi.

Baca Juga :  Pohon Roboh Ancam Putus Kabel Telepon

Diketahui, kendaraan vibroseis yang bakal dipakai dalam survei kebumian di Kabupaten Madiun berbentuk truk. Truk tersebut dilengkapi sensor untuk meneliti kondisi bawah permukaan bumi. ‘’Saat ini truk masih di Solo, untuk Madiun disediakan lima unit nanti,’’ beber Robi. ‘’Pemetaan dan pengukuran ditarget selesai minggu ini,’’ imbuhnya.

Aktivitas Robi dan petugas lain itu memantik rasa penasaran warga. Bahkan, ada warga turut membantu dengan menarik meteran dan memasang patok. ‘’Siapa tahu nanti ada sesuatu yang tidak terduga di bawah sini,’’ ujar Suprayitno, seorang warga. (tr2/c1/den)

Most Read

Artikel Terbaru

/