alexametrics
28.7 C
Madiun
Sunday, May 22, 2022

Di Madiun, Migor Curah Dibanderol Rp 22 Ribu Per Kilogram

DOLOPO, Jawa Pos Radar Madiun – Pemkab Madiun terus coba mencari solusi problem kelangkaan dan mahalnya harga minyak goreng (migor). Operasi pasar (OP) migor curah kembali digelar. ‘’Ini upaya menstabilkan harga,’’ kata Toni Eko Prasetiyo, Kabid perdagangan dinas perdagangan, koperasi, dan usaha menengah (disperdagkop-UM) setempat, Rabu (23/3).

OP di Pasar Dolopo kali ini menjadi yang pertama setelah harga eceran tertinggi (HET) migor kemasan dicabut pemerintah pusat. Disediakan 6.000 kilogram untuk 100 pedagang di pasar ini. Harganya sesuai Permendag 11/2022, yakni Rp 14 ribu per liter atau Rp 15.500 per kilogram. Alias sesuai HET migor curah.

Berdasarkan pantauannya, harga migor curah di beberapa pasar tradisional masih di atas HET. Yakni, antara Rp 21 ribu-Rp 22 ribu per kilogram. Ke depan, OP migor curah masih akan digelar di beberapa pasar lainnya. ‘’Juga akan terus kami pantau melalui petugas di setiap pasar milik pemkab,’’ ujarnya sembari menambahkan akan menindak tegas pedagang yang melanggar aturan.

Baca Juga :  Mantan Kades Kaligunting Resmi Berstatus Tersangka

Para pedagang di Pasar Dolopo rela antre untuk mendapatkan migor murah tersebut. Namun, sebagian dari mereka tidak tahu batas maksimal pembelian. Sehingga, hanya membawa satu jeriken. ‘’Kalau mau menambah lagi setelah mendapat jatah pertama, tidak boleh,’’ kata Mahfud, salah seorang pedagang. (tr2/c1/sat/her)

DOLOPO, Jawa Pos Radar Madiun – Pemkab Madiun terus coba mencari solusi problem kelangkaan dan mahalnya harga minyak goreng (migor). Operasi pasar (OP) migor curah kembali digelar. ‘’Ini upaya menstabilkan harga,’’ kata Toni Eko Prasetiyo, Kabid perdagangan dinas perdagangan, koperasi, dan usaha menengah (disperdagkop-UM) setempat, Rabu (23/3).

OP di Pasar Dolopo kali ini menjadi yang pertama setelah harga eceran tertinggi (HET) migor kemasan dicabut pemerintah pusat. Disediakan 6.000 kilogram untuk 100 pedagang di pasar ini. Harganya sesuai Permendag 11/2022, yakni Rp 14 ribu per liter atau Rp 15.500 per kilogram. Alias sesuai HET migor curah.

Berdasarkan pantauannya, harga migor curah di beberapa pasar tradisional masih di atas HET. Yakni, antara Rp 21 ribu-Rp 22 ribu per kilogram. Ke depan, OP migor curah masih akan digelar di beberapa pasar lainnya. ‘’Juga akan terus kami pantau melalui petugas di setiap pasar milik pemkab,’’ ujarnya sembari menambahkan akan menindak tegas pedagang yang melanggar aturan.

Baca Juga :  Migor Langka, Pabrik Kerupuk di Madiun Gantung Wajan

Para pedagang di Pasar Dolopo rela antre untuk mendapatkan migor murah tersebut. Namun, sebagian dari mereka tidak tahu batas maksimal pembelian. Sehingga, hanya membawa satu jeriken. ‘’Kalau mau menambah lagi setelah mendapat jatah pertama, tidak boleh,’’ kata Mahfud, salah seorang pedagang. (tr2/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/