alexametrics
24.5 C
Madiun
Thursday, June 30, 2022

Empat Atlet Pencak Silat Kabupaten Madiun Lolos ke Porprov 2022

MADIUN, Jawa Pos  Radar Madiun – Prestasi cabang olahraga (cabor) pencak silat di  Kampung Pesilat dipertaruhkan. Itu merujuk hasil keikutsertaan salah satu cabor  beladiri tersebut dalam Pra-Porprov Jatim 2022 yang berakhir Minggu (22/5). ‘’Dari 15 atlet yang dikirim, lolos empat,’’ kata Manajer Tim Ikatan Pencak  Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Madiun Bili Nashru Sani, Senin (23/5).

Pra-porprov cabor pencak silat berlangsung mulai  17-22 Mei di GOR Bojonegoro. Sebanyak 15 atlet  (pesilat) dikirim. Namun apa daya, tak  sampai separo  yang lolos. Menurut Bili, lantaran para atlet yang gagal itu demam panggung. ‘’Mayoritas junior dan masih  muda-muda, belum berpengalaman tampil  di tingkat provinsi,’’ ungkap Bili.

Baca Juga :  Berambut Gondrong, Kaji Mbing Sempat Jemput Mbah Tarom saat Jadi Perwira Upacara Hari Santri

Seluruh atlet pancak silat yang lolos ke porprov Juni mendatang ini kelas tanding dari berbagai  kelas. Masing-masing satu atlet di kelas A putri, kelas A putra, kelas  C putri, dan kelas C putra. Mereka bakal digembleng maksimal agar mampu berprestasi di ajang porprov tahun ini. ‘’Diharapkan yang lolos itu bisa pulang dengan medali emas,’’ ujarnya.

Prestasi cabor  pencak silat  di kabupaten ini coba dimaksimalkan dengan amunisi yang ada. Empat atlet yang lolos itu segera mendapatkan latihan khusus. Strategi bertanding akan jadi fokus latihan. Sebab,  kemampuan mereka telah diketahui calon lawan. ‘’Porprov cabor pencak silat dilaksanakan di Tulungagung bulan depan. Jadwal pastinya masih menunggu pemberitahuan,’’ jelasnya. (den/sat)

MADIUN, Jawa Pos  Radar Madiun – Prestasi cabang olahraga (cabor) pencak silat di  Kampung Pesilat dipertaruhkan. Itu merujuk hasil keikutsertaan salah satu cabor  beladiri tersebut dalam Pra-Porprov Jatim 2022 yang berakhir Minggu (22/5). ‘’Dari 15 atlet yang dikirim, lolos empat,’’ kata Manajer Tim Ikatan Pencak  Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Madiun Bili Nashru Sani, Senin (23/5).

Pra-porprov cabor pencak silat berlangsung mulai  17-22 Mei di GOR Bojonegoro. Sebanyak 15 atlet  (pesilat) dikirim. Namun apa daya, tak  sampai separo  yang lolos. Menurut Bili, lantaran para atlet yang gagal itu demam panggung. ‘’Mayoritas junior dan masih  muda-muda, belum berpengalaman tampil  di tingkat provinsi,’’ ungkap Bili.

Baca Juga :  Bupati Madiun Soroti Full Paving di SMPN 1 Mejayan

Seluruh atlet pancak silat yang lolos ke porprov Juni mendatang ini kelas tanding dari berbagai  kelas. Masing-masing satu atlet di kelas A putri, kelas A putra, kelas  C putri, dan kelas C putra. Mereka bakal digembleng maksimal agar mampu berprestasi di ajang porprov tahun ini. ‘’Diharapkan yang lolos itu bisa pulang dengan medali emas,’’ ujarnya.

Prestasi cabor  pencak silat  di kabupaten ini coba dimaksimalkan dengan amunisi yang ada. Empat atlet yang lolos itu segera mendapatkan latihan khusus. Strategi bertanding akan jadi fokus latihan. Sebab,  kemampuan mereka telah diketahui calon lawan. ‘’Porprov cabor pencak silat dilaksanakan di Tulungagung bulan depan. Jadwal pastinya masih menunggu pemberitahuan,’’ jelasnya. (den/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/