alexametrics
25 C
Madiun
Monday, September 26, 2022

Pasca Kenaikan Harga BBM Pengguna Tol Ngawi-Kertosono Justru Meningkat

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pengguna jalan tol di sejumlah daerah cenderung menurun pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) per 3 September lalu. Namun, hal tersebut tidak berlaku bagi ruas tol Ngawi-Kertosono. Jumlah kendaraan yang melintas justru mengalami peningkatan meski tidak signifikan.

‘’Awalnya kami mengira akan turun (jumlah kendaraan, Red), ternyata data menunjukkan peningkatan walaupun hanya 0,85 persen,’’ kata Direktur Teknik dan Operasional PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) Madiun M. Historya Ayanda, Jumat (23/9).

Tory memerinci, sepanjang Agustus lalu jumlah kendaraan yang melintas di ruas tol Ngawi-Kertosono sebanyak 22.347 unit. Sementara, pada September per tanggal 21 lalu ada 22.537. ‘’Per satu minggu sebelum dan setelah naik (harga BBM), meningkat 1,16 persen,’’ bebernya.

Baca Juga :  Disdagnaker Pacitan Antisipasi Inflasi di Sektor Pangan

Dia menyebutkan, peningkatan jumlah kendaraan juga terjadi di tiga gerbang tol (GT) exit JNK Madiun yang meliputi Madiun, Caruban, dan Nganjuk. Lonjakannya mencapai 1,47 persen per satu minggu sebelum dan sesudah kenaikan BBM. Sementara, sepanjang Agustus lalu tercatat 7.628 pengguna tol yang keluar dari tiga GT tersebut. Sedangkan pada September per tanggal 21 sebanyak 7.915 kendaraan.

Tory menambahkan, pengguna tol pasca kenaikan harga BBM sejauh ini masih didominasi kendaraan golongan 1. Yakni, sedan, jip, pikap atau truk kecil, dan bus. Jumlahnya mencapai 80 persen dari total kendaraan yang melintas. ‘’Prediksi kami, sampai akhir bulan ini volume lalin di tol masih meningkat,’’ pungkasnya. (mg3/c1/isd)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pengguna jalan tol di sejumlah daerah cenderung menurun pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) per 3 September lalu. Namun, hal tersebut tidak berlaku bagi ruas tol Ngawi-Kertosono. Jumlah kendaraan yang melintas justru mengalami peningkatan meski tidak signifikan.

‘’Awalnya kami mengira akan turun (jumlah kendaraan, Red), ternyata data menunjukkan peningkatan walaupun hanya 0,85 persen,’’ kata Direktur Teknik dan Operasional PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) Madiun M. Historya Ayanda, Jumat (23/9).

Tory memerinci, sepanjang Agustus lalu jumlah kendaraan yang melintas di ruas tol Ngawi-Kertosono sebanyak 22.347 unit. Sementara, pada September per tanggal 21 lalu ada 22.537. ‘’Per satu minggu sebelum dan setelah naik (harga BBM), meningkat 1,16 persen,’’ bebernya.

Baca Juga :  Seminggu Hilang, Marbot Ditemukan Tewas Membusuk

Dia menyebutkan, peningkatan jumlah kendaraan juga terjadi di tiga gerbang tol (GT) exit JNK Madiun yang meliputi Madiun, Caruban, dan Nganjuk. Lonjakannya mencapai 1,47 persen per satu minggu sebelum dan sesudah kenaikan BBM. Sementara, sepanjang Agustus lalu tercatat 7.628 pengguna tol yang keluar dari tiga GT tersebut. Sedangkan pada September per tanggal 21 sebanyak 7.915 kendaraan.

Tory menambahkan, pengguna tol pasca kenaikan harga BBM sejauh ini masih didominasi kendaraan golongan 1. Yakni, sedan, jip, pikap atau truk kecil, dan bus. Jumlahnya mencapai 80 persen dari total kendaraan yang melintas. ‘’Prediksi kami, sampai akhir bulan ini volume lalin di tol masih meningkat,’’ pungkasnya. (mg3/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/