23.7 C
Madiun
Sunday, January 29, 2023

20 KK di Kabupaten Madiun Masuk Daftar Tunggu Transmigrasi

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Animo warga Kabupaten Madiun mengikuti program transmigrasi ternyata masih tinggi. Catatan dinas tenaga kerja (disnaker) setempat, memasuki 2023 ini sudah ada 20 kepala keluarga (KK) yang masuk waiting list untuk diberangkatkan ke daerah tujuan.

‘’Dari jumlah itu, 17 KK merupakan sisa dari tahun lalu. Sedangkan tambahan bulan ini ada tiga KK,’’ ujar Kasi Transmigrasi dan Mobilitas Penduduk Disnaker Kabupaten Madiun Ika Fitri Rohmawati, Senin (23/1).

Ika menjelaskan, sejatinya warga Kabupaten Madiun yang masuk daftar tunggu lebih dari 20 KK. Hanya, hasil verifikasi dan validasi data menyisakan jumlah tersebut yang masih berminat mengikuti program transmigrasi.

Secara nasional, lanjut dia, pada tahun lalu terdapat 593 KK yang mengikuti transmigrasi. Jawa Timur mendapat jatah 63 KK. Sementara, Kabupaten Madiun mengirimkan dua KK terdiri delapan jiwa. Daerah tujuannya Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. ‘’Pemberangkatan terakhir sebelum pandemi itu 2019. Waktu itu ada lima KK yang diberangkatkan ke Bulungan, Kalimantan Utara,” ungkapnya.

Baca Juga :  Jelang Ramadan, Harga Kebutuhan Pokok Mulai Merangkak Naik

Menurut dia, wilayah tujuan yang paling banyak diminati adalah Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi Selatan. Sementara, pendaftar didominasi warga Kecamatan Kare dan Dolopo. ‘’Kebanyakan karena ada keluarga yang terlebuih dulu tinggal di sana (daerah tujuan, Red). Ada juga yang didasari keinginan mengembangkan potensi bertani dan berkebun,’’ tuturnya.

Dia menambahkan, calon transmirgan harus melewati tahapan seleksi yang cukup ketat. Paling mendasar, memiliki keterampilan di bidang pertanian dan perkebunan. ‘’Ada juga yang gagal berangkat karena belum ada satu visi di lingkup keluarga atau masih ragu ikut transmigrasi,’’ pungkasnya. (mg3/isd)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Animo warga Kabupaten Madiun mengikuti program transmigrasi ternyata masih tinggi. Catatan dinas tenaga kerja (disnaker) setempat, memasuki 2023 ini sudah ada 20 kepala keluarga (KK) yang masuk waiting list untuk diberangkatkan ke daerah tujuan.

‘’Dari jumlah itu, 17 KK merupakan sisa dari tahun lalu. Sedangkan tambahan bulan ini ada tiga KK,’’ ujar Kasi Transmigrasi dan Mobilitas Penduduk Disnaker Kabupaten Madiun Ika Fitri Rohmawati, Senin (23/1).

Ika menjelaskan, sejatinya warga Kabupaten Madiun yang masuk daftar tunggu lebih dari 20 KK. Hanya, hasil verifikasi dan validasi data menyisakan jumlah tersebut yang masih berminat mengikuti program transmigrasi.

Secara nasional, lanjut dia, pada tahun lalu terdapat 593 KK yang mengikuti transmigrasi. Jawa Timur mendapat jatah 63 KK. Sementara, Kabupaten Madiun mengirimkan dua KK terdiri delapan jiwa. Daerah tujuannya Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. ‘’Pemberangkatan terakhir sebelum pandemi itu 2019. Waktu itu ada lima KK yang diberangkatkan ke Bulungan, Kalimantan Utara,” ungkapnya.

Baca Juga :  Perawat RSUD Caruban Positif Korona

Menurut dia, wilayah tujuan yang paling banyak diminati adalah Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi Selatan. Sementara, pendaftar didominasi warga Kecamatan Kare dan Dolopo. ‘’Kebanyakan karena ada keluarga yang terlebuih dulu tinggal di sana (daerah tujuan, Red). Ada juga yang didasari keinginan mengembangkan potensi bertani dan berkebun,’’ tuturnya.

Dia menambahkan, calon transmirgan harus melewati tahapan seleksi yang cukup ketat. Paling mendasar, memiliki keterampilan di bidang pertanian dan perkebunan. ‘’Ada juga yang gagal berangkat karena belum ada satu visi di lingkup keluarga atau masih ragu ikut transmigrasi,’’ pungkasnya. (mg3/isd)

Most Read

Artikel Terbaru