27.2 C
Madiun
Friday, December 9, 2022

Pemkab Madiun Bantu Korban Puting Beliung untuk Perbaikan Rumah yang Rusak 

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pemkab Madiun enggan setengah-setengah soal kebencanaan. Hulu sampai hilir diperhatikan betul. Termasuk pemberian bantuan untuk warga terdampak bencana. ‘’Bantuan ini untuk meringankan korban puting beliung,’’ kata Bupati Madiun Ahmad Dawami, Sabtu (24/9).

Secara simbolis bupati menyalurkan bantuan kepada sejumlah warga di Sidorejo, Saradan. Secara keseluruhan, bantuan bakal ditindaklanjuti kecamatan dan desa setempat. Bantuan berupa uang tunai untuk 44 warga terdampak. Enam di Sidorejo dan 38 di Kaligunting, Mejayan. ‘’Penanganan pasca kejadian sudah dilakukan bersama unsur terkait dan TNI-Polri. Semua sudah didata dan inventarisasi,’’ ungkap Kaji Mbing, sapaan bupati.

Kaji Mbing menekankan, yang terpenting dalam penanganan bencana adalah mitigasi. Baik puting beliung, banjir, maupun tanah longsor, pemkab mengedepankan antisipasi. ‘’Bencana itu tidak diharapkan dan diutamakan antisipasi dengan mitigasi. Tapi, kalau terjadi, sudah ada perbup (peraturan bupati) untuk membantu korban bencana,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Omicron Menyerang, Bupati Madiun: Perkuat 3T dan Jangan Panik!

Dasar hukumnya, Perbup 32/2022 tentang Bantuan Sosial Rumah Tidak Layak Huni bagi Korban Dampak Bencana Tertentu. Nominal bantuan berbeda. Mulai ratusan sampai jutaan rupiah per penerima. ‘’Bantuan diberikan sesuai tingkat kerusakan,’’ tambah Plt Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Madiun Hari Pitojo. (den/c1/sat)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pemkab Madiun enggan setengah-setengah soal kebencanaan. Hulu sampai hilir diperhatikan betul. Termasuk pemberian bantuan untuk warga terdampak bencana. ‘’Bantuan ini untuk meringankan korban puting beliung,’’ kata Bupati Madiun Ahmad Dawami, Sabtu (24/9).

Secara simbolis bupati menyalurkan bantuan kepada sejumlah warga di Sidorejo, Saradan. Secara keseluruhan, bantuan bakal ditindaklanjuti kecamatan dan desa setempat. Bantuan berupa uang tunai untuk 44 warga terdampak. Enam di Sidorejo dan 38 di Kaligunting, Mejayan. ‘’Penanganan pasca kejadian sudah dilakukan bersama unsur terkait dan TNI-Polri. Semua sudah didata dan inventarisasi,’’ ungkap Kaji Mbing, sapaan bupati.

Kaji Mbing menekankan, yang terpenting dalam penanganan bencana adalah mitigasi. Baik puting beliung, banjir, maupun tanah longsor, pemkab mengedepankan antisipasi. ‘’Bencana itu tidak diharapkan dan diutamakan antisipasi dengan mitigasi. Tapi, kalau terjadi, sudah ada perbup (peraturan bupati) untuk membantu korban bencana,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Sekdakab Madiun: ASN Haram Bolos Absen Kerja

Dasar hukumnya, Perbup 32/2022 tentang Bantuan Sosial Rumah Tidak Layak Huni bagi Korban Dampak Bencana Tertentu. Nominal bantuan berbeda. Mulai ratusan sampai jutaan rupiah per penerima. ‘’Bantuan diberikan sesuai tingkat kerusakan,’’ tambah Plt Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Madiun Hari Pitojo. (den/c1/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/