alexametrics
31.8 C
Madiun
Tuesday, August 16, 2022

Amankan Enam Gepeng Berkeliaran di Mejayan

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Enam gelandangan dan pengemis (gepeng) diciduk aparat Polsek Mejayan lantaran dianggap meresahkan. Tiga di antaranya warga Kabupaten Madiun, dan tiga lainnya dari luar daerah. Salah seorang dari mereka ternyata merupakan penerima bantuan langsung tunai (BLT) dana desa (DD) di Madiun. ‘’Mereka kami amankan dalam giat operasi pekat (penyakit masyarakat),’’ kata Kapolsek Mejayan Kompol Sigit Siswadi, Kamis (25/3).

Penertiban cipta kondisi menjelang Ramadan itu juga melibatkan satpol PP setempat. Para gepeng tersebut diamankan dari beberapa titik. Seperti di Jalan Ahmad Yani dan Panglima Sudirman. ‘’Mereka bukan asli warga Kecamatan Mejayan,’’ ujarnya.

Mereka diamankan di Mapolsek Mejayan untuk didata dan dibina agar tidak mengulangi perbuatan lagi. Jika sampai tertangkap kali kedua, tindak pidana ringan (tipiring) bakal dijatuhkan. ‘’Tindakan selanjutnya kami serahkan ke instansi terkait, dalam hal ini dinsos (dinas sosial),’’ ungkap Sigit. (den/her)

Baca Juga :  Antisipasi Pemudik, Polres Ngawi Dirikan Tiga Pos Penyekatan di Titik Ini

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Enam gelandangan dan pengemis (gepeng) diciduk aparat Polsek Mejayan lantaran dianggap meresahkan. Tiga di antaranya warga Kabupaten Madiun, dan tiga lainnya dari luar daerah. Salah seorang dari mereka ternyata merupakan penerima bantuan langsung tunai (BLT) dana desa (DD) di Madiun. ‘’Mereka kami amankan dalam giat operasi pekat (penyakit masyarakat),’’ kata Kapolsek Mejayan Kompol Sigit Siswadi, Kamis (25/3).

Penertiban cipta kondisi menjelang Ramadan itu juga melibatkan satpol PP setempat. Para gepeng tersebut diamankan dari beberapa titik. Seperti di Jalan Ahmad Yani dan Panglima Sudirman. ‘’Mereka bukan asli warga Kecamatan Mejayan,’’ ujarnya.

Mereka diamankan di Mapolsek Mejayan untuk didata dan dibina agar tidak mengulangi perbuatan lagi. Jika sampai tertangkap kali kedua, tindak pidana ringan (tipiring) bakal dijatuhkan. ‘’Tindakan selanjutnya kami serahkan ke instansi terkait, dalam hal ini dinsos (dinas sosial),’’ ungkap Sigit. (den/her)

Baca Juga :  Kasus Covid-19 Naik, Pemkab Madiun Tempuh Kebijakan Lokal Berbasis Risiko

Most Read

Artikel Terbaru

/