alexametrics
24.5 C
Madiun
Thursday, May 26, 2022

Antisipasi Penumpukan Kendaraan Pemudik, Polres Madiun Siapkan Jalur Alternatif

MADIUNJawa Pos Radar Madiun ­– Penumpukan kendaraan di sejumlah ruas jalan selama arus mudik-balik Lebaran menjadi atensi polisi. Salah satunya di sepanjang Jalan Raya Ponorogo-Madiun. ’’Diperkirakan terjadi kenaikan jumlah kendaraan yang keluar-masuk Madiun karena dua tahun sebelumnya para perantau diimbau tidak mudik,’’ kata Kasatlantas Polres Madiun AKP Firman Widyaputra Lukman Sumaatmadji, Senin (25/4).

Mengantisipasi hal tersebut, korps baju cokelat melakukan simulasi pengalihan arus sekaligus pemetaan jalur alternatif. Jika terjadi penumpukan dari arah Madiun, kendaraan diarahkan melewati Desa Sangen, Dagangan. Kemudian, Pasar Sliring–perempatan Pasar Pintu dan keluar via pertigaan Sareng, Geger.

Sebaliknya, jika terjadi penumpukan dari arah Ponorogo, kendaraan dari simpang empat Pagotan diarahkan ke pertigaan Pos Polisi 905 Sekelip. Lalu, ke kiri hingga simpang empat Singgahan. Kemudian, belok kanan sampai SDN Bacem. Lalu, ke kiri hingga Klinik Yepa Husada, Kaibon. ‘’Kemudian, ke kanan sampai pertigaan Kaibon dan belok kiri ke arah kota,’’ urai Firman.

Baca Juga :  Truk Gandeng Terguling Timpa Dua Mobil di Saradan

Lonjakan kepadatan kendaraan juga diprediksi terjadi di Jalan Raya Madiun-Surabaya masuk Desa Balerejo. Jika itu terjadi, kendaraan dari arah timur diarahkan melewati Stasiun Babadan. Lalu, belok kanan ke arah Kota Madiun.

Sementara, jika terjadi antrean panjang di exit toll Dumpil, dari arah Kota Madiun diarahkan belok kiri hingga Jalan Soreng Pati. Kemudian, ke kanan arah Desa Bagi. Lalu, ke kanan lagi hingga simpang empat Dumpil. ‘’Di sepanjang jalan Dumpil sampai Nglames akan dipasang separator,’’ ujarnya.

Firman menambahkan, pihaknya juga berkoordinasi dengan PT JNK untuk memperbanyak akses keluar di interchange Dumpil sehingga pergerakan kendaraan lebih lancar. ‘’Tetap berhati-hati dan taati peraturan lalu lintas,’’ pintanya. (tr2/c1/isd)

MADIUNJawa Pos Radar Madiun ­– Penumpukan kendaraan di sejumlah ruas jalan selama arus mudik-balik Lebaran menjadi atensi polisi. Salah satunya di sepanjang Jalan Raya Ponorogo-Madiun. ’’Diperkirakan terjadi kenaikan jumlah kendaraan yang keluar-masuk Madiun karena dua tahun sebelumnya para perantau diimbau tidak mudik,’’ kata Kasatlantas Polres Madiun AKP Firman Widyaputra Lukman Sumaatmadji, Senin (25/4).

Mengantisipasi hal tersebut, korps baju cokelat melakukan simulasi pengalihan arus sekaligus pemetaan jalur alternatif. Jika terjadi penumpukan dari arah Madiun, kendaraan diarahkan melewati Desa Sangen, Dagangan. Kemudian, Pasar Sliring–perempatan Pasar Pintu dan keluar via pertigaan Sareng, Geger.

Sebaliknya, jika terjadi penumpukan dari arah Ponorogo, kendaraan dari simpang empat Pagotan diarahkan ke pertigaan Pos Polisi 905 Sekelip. Lalu, ke kiri hingga simpang empat Singgahan. Kemudian, belok kanan sampai SDN Bacem. Lalu, ke kiri hingga Klinik Yepa Husada, Kaibon. ‘’Kemudian, ke kanan sampai pertigaan Kaibon dan belok kiri ke arah kota,’’ urai Firman.

Baca Juga :  Di Madiun, Migor Curah Dibanderol Rp 22 Ribu Per Kilogram

Lonjakan kepadatan kendaraan juga diprediksi terjadi di Jalan Raya Madiun-Surabaya masuk Desa Balerejo. Jika itu terjadi, kendaraan dari arah timur diarahkan melewati Stasiun Babadan. Lalu, belok kanan ke arah Kota Madiun.

Sementara, jika terjadi antrean panjang di exit toll Dumpil, dari arah Kota Madiun diarahkan belok kiri hingga Jalan Soreng Pati. Kemudian, ke kanan arah Desa Bagi. Lalu, ke kanan lagi hingga simpang empat Dumpil. ‘’Di sepanjang jalan Dumpil sampai Nglames akan dipasang separator,’’ ujarnya.

Firman menambahkan, pihaknya juga berkoordinasi dengan PT JNK untuk memperbanyak akses keluar di interchange Dumpil sehingga pergerakan kendaraan lebih lancar. ‘’Tetap berhati-hati dan taati peraturan lalu lintas,’’ pintanya. (tr2/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/