alexametrics
29.9 C
Madiun
Sunday, May 29, 2022

Men PAN-RB Tjahjo Kumolo Launching MPP Kabupaten Madiun

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Kabupaten Madiun semakin mengoptimalkan pelayanan publik. Seiring grand launching mal pelayanan publik (MPP) kemarin (24/11). ‘’Ini (MPP, Red) adalah program yang diinginkan oleh Bapak Presiden,’’ kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PAN-RB) Tjahjo Kumolo dalam sambutan peresmiannya.

Menurut Tjahjo, MPP merupakan bagian dari reformasi birokrasi. Yakni, pelayanan yang mudah dan cepat bagi masyarakat. Termasuk proses perizinan serta memangkas jalur yang berbelit menjadi pendek. ‘’Kejelasan (pelayanan) mana yang gratis dan yang mbayar harus transparan. MPP itu sekali masuk gedung, urusan selesai dengan cepat, mudah, dan transparan,’’ ujarnya.

Tjahjo menilai MPP Kabupaten Madiun sudah sesuai keinginan presiden. Dia menyebut bahwa kabupaten ini merupakan daerah strategis penyangga industri dan pertanian. Dengan MPP, diharapkan semakin berkembang luas. ‘’Potensi industri dan pariwisata di Kabupaten Madiun cukup besar. Kalau tidak mempercepat proses pelayanan publik, buat apa. Kecepatan melayani masyarakat itu yang kita inginkan,’’ ungkap Tjahjo.

Hadir juga dalam acara, Wakil Gubernur (Wagub) Jatim Emil Elestianto Dardak. Emil mengatakan, dengan MPP masyarakat bisa menemui banyak instansi di satu kantor. Untuk itu, Pemprov Jatim berharap benar-benar meningkatkan daya tarik investasi. ‘’Kabupaten Madiun ini jadi tulang punggung investasi industri padat karya kita (Jatim, Red) ke depan,’’ kata Emil.

Baca Juga :  Pemkab Madiun-Media Massa Pererat Jalinan Kemitraan

MPP menjadi pintu masuk investasi di berbagai bidang. Emil menyebutkan, merambah sektor investasi itu menjadi keharusan untuk menciptakan lapangan pekerjaan. Tanpa mengabaikan pentingnya menjaga ketersediaan lahan pangan. ‘’Keberadaan MPP ini sebagai komitmen Kabupaten Madiun ramah terhadap investasi. Siapa datang, urusan selesai,’’ ujarnya.

Bupati Madiun Ahmad Dawami mengatakan, MPP memudahkan masyarakat dan pelayanan. MPP bakal dinamis menyesuaikan situasi dan kondisi untuk meningkatkan pelayanan masyarakat. ‘’MPP itu melayani masyarakat, termasuk investor. Prinsip tetap sama seperti dulu, investasi harus baik untuk masyarakat, investor, dan pemerintah,’’ kata Kaji Mbing, sapaan bupati.

Sebelum grand launching, berbagai tahapan telah dilakukan. Mulai asesmen, soft launching, sampai pemenuhan persyaratan standar pelayanan dari Men PAN-RB. Kaji Mbing mengungkapkan bahwa grand launching bukan titik kepuasan. Tetap menjaga kemaksimalan dan terus meningkatkan pelayanan lebih penting. ‘’Kami juga akan tetap menyiapkan pelayanan manual (konvensional, Red). Mengingat realita keberagaman masyarakat,’’ tegas bupati. (den/c1/sat/her)

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Kabupaten Madiun semakin mengoptimalkan pelayanan publik. Seiring grand launching mal pelayanan publik (MPP) kemarin (24/11). ‘’Ini (MPP, Red) adalah program yang diinginkan oleh Bapak Presiden,’’ kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PAN-RB) Tjahjo Kumolo dalam sambutan peresmiannya.

Menurut Tjahjo, MPP merupakan bagian dari reformasi birokrasi. Yakni, pelayanan yang mudah dan cepat bagi masyarakat. Termasuk proses perizinan serta memangkas jalur yang berbelit menjadi pendek. ‘’Kejelasan (pelayanan) mana yang gratis dan yang mbayar harus transparan. MPP itu sekali masuk gedung, urusan selesai dengan cepat, mudah, dan transparan,’’ ujarnya.

Tjahjo menilai MPP Kabupaten Madiun sudah sesuai keinginan presiden. Dia menyebut bahwa kabupaten ini merupakan daerah strategis penyangga industri dan pertanian. Dengan MPP, diharapkan semakin berkembang luas. ‘’Potensi industri dan pariwisata di Kabupaten Madiun cukup besar. Kalau tidak mempercepat proses pelayanan publik, buat apa. Kecepatan melayani masyarakat itu yang kita inginkan,’’ ungkap Tjahjo.

Hadir juga dalam acara, Wakil Gubernur (Wagub) Jatim Emil Elestianto Dardak. Emil mengatakan, dengan MPP masyarakat bisa menemui banyak instansi di satu kantor. Untuk itu, Pemprov Jatim berharap benar-benar meningkatkan daya tarik investasi. ‘’Kabupaten Madiun ini jadi tulang punggung investasi industri padat karya kita (Jatim, Red) ke depan,’’ kata Emil.

Baca Juga :  PK Dikabulkan, Mantan Pejabat Pemkab Madiun Bebas

MPP menjadi pintu masuk investasi di berbagai bidang. Emil menyebutkan, merambah sektor investasi itu menjadi keharusan untuk menciptakan lapangan pekerjaan. Tanpa mengabaikan pentingnya menjaga ketersediaan lahan pangan. ‘’Keberadaan MPP ini sebagai komitmen Kabupaten Madiun ramah terhadap investasi. Siapa datang, urusan selesai,’’ ujarnya.

Bupati Madiun Ahmad Dawami mengatakan, MPP memudahkan masyarakat dan pelayanan. MPP bakal dinamis menyesuaikan situasi dan kondisi untuk meningkatkan pelayanan masyarakat. ‘’MPP itu melayani masyarakat, termasuk investor. Prinsip tetap sama seperti dulu, investasi harus baik untuk masyarakat, investor, dan pemerintah,’’ kata Kaji Mbing, sapaan bupati.

Sebelum grand launching, berbagai tahapan telah dilakukan. Mulai asesmen, soft launching, sampai pemenuhan persyaratan standar pelayanan dari Men PAN-RB. Kaji Mbing mengungkapkan bahwa grand launching bukan titik kepuasan. Tetap menjaga kemaksimalan dan terus meningkatkan pelayanan lebih penting. ‘’Kami juga akan tetap menyiapkan pelayanan manual (konvensional, Red). Mengingat realita keberagaman masyarakat,’’ tegas bupati. (den/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/