alexametrics
24.2 C
Madiun
Friday, May 20, 2022

Polisi Sasar Vaksinasi PKL di Madiun

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Di masa pandemi Covid-19, polisi ikut cawe-cawe melakukan pencegahan virus yang kali pertama ditemukan di Wuhan, Tiongkok, itu. Terbaru, Polres Madiun menggelar vaksinasi menyasar pemilik warung dan pedagang kaki lima (PKL). Penyuntikan vaksin yang dilaksanakan di mapolres sejak Selasa (22/3) lalu itu ditargetkan menjangkau 6 ribu sasaran. ‘’Per hari kami siapkan seribu kuota,’’ kata Kasi Humas Polres Madiun Iptu Jumadi, Sabtu (26/3).

Vaksinasi kali ini merupakan dosis kedua dan booster. Ada tiga jenis vaksin yang disediakan, yakni Sinovac, Covovac, dan Pfizer. ”Mekanismenya, bhabinkamtibmas yang keliling melakukan pendataan di wilayah masing-masing,’’ ungkapnya.

Bersamaan vaksinasi, lanjut Jumadi, peserta didata untuk mendapatkan bantuan langsung tunai dari pemerintah pusat senilai Rp 600 ribu. ‘’Jadi, kami bekerja sama dengan dinas perdagangan dan koperasi,’’ imbuhnya.

Baca Juga :  Warga Dempelan Tewas di Sawah

Pihaknya juga telah membuka gerai vaksin di 13 polsek dan satu di Polres Madiun. ‘’Walaupun sudah divaksin, kami harapkan masyarakat tetap menerapkan prokes (protokol kesehatan),’’ pungkasnya. (tr2/c1/isd/her)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Di masa pandemi Covid-19, polisi ikut cawe-cawe melakukan pencegahan virus yang kali pertama ditemukan di Wuhan, Tiongkok, itu. Terbaru, Polres Madiun menggelar vaksinasi menyasar pemilik warung dan pedagang kaki lima (PKL). Penyuntikan vaksin yang dilaksanakan di mapolres sejak Selasa (22/3) lalu itu ditargetkan menjangkau 6 ribu sasaran. ‘’Per hari kami siapkan seribu kuota,’’ kata Kasi Humas Polres Madiun Iptu Jumadi, Sabtu (26/3).

Vaksinasi kali ini merupakan dosis kedua dan booster. Ada tiga jenis vaksin yang disediakan, yakni Sinovac, Covovac, dan Pfizer. ”Mekanismenya, bhabinkamtibmas yang keliling melakukan pendataan di wilayah masing-masing,’’ ungkapnya.

Bersamaan vaksinasi, lanjut Jumadi, peserta didata untuk mendapatkan bantuan langsung tunai dari pemerintah pusat senilai Rp 600 ribu. ‘’Jadi, kami bekerja sama dengan dinas perdagangan dan koperasi,’’ imbuhnya.

Baca Juga :  Harga Kedelai Naik, Tahu Mengkeret

Pihaknya juga telah membuka gerai vaksin di 13 polsek dan satu di Polres Madiun. ‘’Walaupun sudah divaksin, kami harapkan masyarakat tetap menerapkan prokes (protokol kesehatan),’’ pungkasnya. (tr2/c1/isd/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/