alexametrics
23.7 C
Madiun
Saturday, May 21, 2022

Lebaran, Perajin Rengginang di Madiun Banjir Pesanan

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Rengginang masih menjadi camilan favorit warga saat merayakan Idul Fitri. Buktinya, perajin jajanan berbahan ketan itu kebanjiran pesanan. Sadiyem, misalnya, jika biasanya hanya memproduksi lima kilogram sehari, kini bertambah menjadi 10 kilogram. ”Alhamdulillah, tahun ini banyak pesanan,’’ ujar Sadiyem, Rabu (27/4).

Larisnya rengginang buatan Sadiyem tidak terlepas dari inovasi pemasaran yang dilakukan. Kini, dia juga memanfaatkan media sosial seperti Facebook, WhatsApp, dan Instagram untuk mempromosikan dagangannya. ”Anak saya yang bantu mengiklankan,’’ kata warga Kelurahan Krajan, Mejayan, itu.

Rengginang buatan Sadiyem dibanderol dengan harga cukup terjangkau. Jenis mentah hanya Rp 25 ribu per kilogram. Sementara, rengginang yang sudah digoreng Rp 6.000 per 10 biji. ‘’Saya meneruskan usaha mbah,’’ sebutnya.

Baca Juga :  Kerahkan Pasukan Tindak Pelanggaran Prokes

Proses pembuatan rengginang terbilang sederhana. Dimulai dengan mencuci ketan hingga bersih, kemudian direbus. Setelah setengah matang, diberi bumbu. Lalu, dicetak berbentuk bulatan pipih. ‘’Terakhir dijemur sampai benar-benar kering,’’ pungkasnya. (tr2/c1/isd)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Rengginang masih menjadi camilan favorit warga saat merayakan Idul Fitri. Buktinya, perajin jajanan berbahan ketan itu kebanjiran pesanan. Sadiyem, misalnya, jika biasanya hanya memproduksi lima kilogram sehari, kini bertambah menjadi 10 kilogram. ”Alhamdulillah, tahun ini banyak pesanan,’’ ujar Sadiyem, Rabu (27/4).

Larisnya rengginang buatan Sadiyem tidak terlepas dari inovasi pemasaran yang dilakukan. Kini, dia juga memanfaatkan media sosial seperti Facebook, WhatsApp, dan Instagram untuk mempromosikan dagangannya. ”Anak saya yang bantu mengiklankan,’’ kata warga Kelurahan Krajan, Mejayan, itu.

Rengginang buatan Sadiyem dibanderol dengan harga cukup terjangkau. Jenis mentah hanya Rp 25 ribu per kilogram. Sementara, rengginang yang sudah digoreng Rp 6.000 per 10 biji. ‘’Saya meneruskan usaha mbah,’’ sebutnya.

Baca Juga :  Ratusan Ribu UMKM Belum Tergarap Maksimal

Proses pembuatan rengginang terbilang sederhana. Dimulai dengan mencuci ketan hingga bersih, kemudian direbus. Setelah setengah matang, diberi bumbu. Lalu, dicetak berbentuk bulatan pipih. ‘’Terakhir dijemur sampai benar-benar kering,’’ pungkasnya. (tr2/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/