27.2 C
Madiun
Friday, December 9, 2022

Tabrakan Beruntun di Jalan Raya Madiun-Surabaya, Dua Nyawa Melayang

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Jalan Raya Madiun-Surabaya belum berhenti menebar teror. Lagi-lagi tabrakan beruntun terjadi di ruas jalan itu. Kali ini, melibatkan pikap, truk, dan mobil jenis multi purpose vehicle (MPV). Sedangkan tempat kejadian perkara (TKP) masuk wilayah Desa/Kecamatan Madiun.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 05.00 kemarin (27/9) itu menelan dua korban jiwa. ‘’Sopir pikap meninggal di tempat. Sementara, kernetnya meninggal di rumah sakit. Keduanya mengalami luka berat,’’ kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun Ipda Roni Susanto.

Kecelakaan bermula saat pikap Mitsubishi nopol AE 9305 SJ melaju dari arah selatan. Kendaraan itu dikemudikan Sudarto Yudi Baskoro, 49, dan kernetnya Mochamad Sanusi, 45. Keduanya warga Desa Tulungrejo Gede, Madiun. Sesampainya di TKP, Sudarto mengurangi kecepatan lantaran hendak belok ke kanan.

Bersamaan itu, mendadak muncul Daihatsu Xenia nopol AE 805 BR yang dikemudikan Hartono, 47, warga Desa/Kecamatan Sawahan, muncul di belakangnya dan langsung menabrak pikap hingga terdorong melewati ruas jalan berlawanan. Setelah itu, mobil Xenia menabrak teras rumah warga. ‘’Pengemudi Xenia kurang konsentrasi sehingga menabrak pikap di depannya,’’ ujar Roni.

Baca Juga :  Bocah Ber-Jersey Liverpool Tewas Mengapung di Kedung Cumpleng Ponorogo

Belum selesai, pikap bermuatan ayam itu kemudian dihantam truk Mitsubishi Center nopol L 8277 BM yang dikemudikan Supriono, 43, warga Desa Bagi, Madiun, yang melaju dari arah utara. Truk baru berhenti setelah menabrak tiang penerangan jalan umum (PJU) dan teras rumah warga.

Nahas bagi Sudarto dan Sanusi, sopir dan kernet pikap. Sudarto tewas seketika di lokasi kejadian. Sedangkan Sanusi meninggal saat dalam perawatan di rumah sakit. ‘’Pengemudi truk dan Xenia tidak menderita luka berarti,’’ ungkap Roni.

Sebelumnya, pada Minggu (25/9) lalu kecelakaan serupa terjadi di Jalan Raya Madiun-Surabaya masuk Desa Bagi, Kecamatan Madiun. Insiden itu melibatkan mikrobus, mobil sedan, dan sepeda motor. Satu orang meninggal dan tiga lainnya mengalami luka akibat kejadian tersebut. (mg3/c1/isd)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Jalan Raya Madiun-Surabaya belum berhenti menebar teror. Lagi-lagi tabrakan beruntun terjadi di ruas jalan itu. Kali ini, melibatkan pikap, truk, dan mobil jenis multi purpose vehicle (MPV). Sedangkan tempat kejadian perkara (TKP) masuk wilayah Desa/Kecamatan Madiun.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 05.00 kemarin (27/9) itu menelan dua korban jiwa. ‘’Sopir pikap meninggal di tempat. Sementara, kernetnya meninggal di rumah sakit. Keduanya mengalami luka berat,’’ kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun Ipda Roni Susanto.

Kecelakaan bermula saat pikap Mitsubishi nopol AE 9305 SJ melaju dari arah selatan. Kendaraan itu dikemudikan Sudarto Yudi Baskoro, 49, dan kernetnya Mochamad Sanusi, 45. Keduanya warga Desa Tulungrejo Gede, Madiun. Sesampainya di TKP, Sudarto mengurangi kecepatan lantaran hendak belok ke kanan.

Bersamaan itu, mendadak muncul Daihatsu Xenia nopol AE 805 BR yang dikemudikan Hartono, 47, warga Desa/Kecamatan Sawahan, muncul di belakangnya dan langsung menabrak pikap hingga terdorong melewati ruas jalan berlawanan. Setelah itu, mobil Xenia menabrak teras rumah warga. ‘’Pengemudi Xenia kurang konsentrasi sehingga menabrak pikap di depannya,’’ ujar Roni.

Baca Juga :  Awas Tipu-Tipu Wabup Palsu!

Belum selesai, pikap bermuatan ayam itu kemudian dihantam truk Mitsubishi Center nopol L 8277 BM yang dikemudikan Supriono, 43, warga Desa Bagi, Madiun, yang melaju dari arah utara. Truk baru berhenti setelah menabrak tiang penerangan jalan umum (PJU) dan teras rumah warga.

Nahas bagi Sudarto dan Sanusi, sopir dan kernet pikap. Sudarto tewas seketika di lokasi kejadian. Sedangkan Sanusi meninggal saat dalam perawatan di rumah sakit. ‘’Pengemudi truk dan Xenia tidak menderita luka berarti,’’ ungkap Roni.

Sebelumnya, pada Minggu (25/9) lalu kecelakaan serupa terjadi di Jalan Raya Madiun-Surabaya masuk Desa Bagi, Kecamatan Madiun. Insiden itu melibatkan mikrobus, mobil sedan, dan sepeda motor. Satu orang meninggal dan tiga lainnya mengalami luka akibat kejadian tersebut. (mg3/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/