alexametrics
30.1 C
Madiun
Sunday, May 22, 2022

Dewan Tekankan Faktor Kesiapan Vaksinasi Anak

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Madiun – Kalangan wakil rakyat mengapresiasi optimisme dinas kesehatan (dinkes) mampu menuntaskan vaksinasi anak usia 6-11 tahun sebanyak puluhan ribu sasaran dalam sepekan. Kendati demikian, dewan menekankan bahwa faktor kesiapan menjadi hal yang tidak bisa ditawar.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Madiun Wahyu Widayat mengatakan, pemahaman wali murid menjadi salah satu faktor penting dalam percepatan vaksinasi. Sebab, bukan tidak mungkin mereka tidak mengizinkan anaknya untuk disuntik vaksin lantaran termakan informasi keliru seputar vaksinasi antikorona.

Karena itu, Wahyu meminta dinas pendidikan dan kebudayaan (dispendikbud) setempat memaksimalkan peran sekolah dalam mendukung percepatan vaksinasi tersebut. ‘’Memberikan pengertian kepada wali murid terkait pentingnya vaksinasi untuk anak-anak, karena tidak semua memahami pentingnya vaksinasi,’’ ujarnya, Selasa (28/12).

Baca Juga :  Nataru, Pemkab Madiun Dirikan Posko Penyekatan di Tujuh Titik

Menurut Wahyu, vaksinasi merupakan bagian perlindungan kesehatan anak dari paparan virus korona. Pun, mendukung kegiatan belajar-mengajar (KBM) di sekolah agar berjalan normal seperti sebelum pandemi. ‘’Sosialisasi secara intens harus dilakukan pihak sekolah. Jangan memberikan informasi secara mendadak,’’ tegas politikus PKB itu.

Dia menambahkan, libur sekolah selama sepekan dapat dimanfaatkan untuk menyiapkan fasilitas atau sarana-prasarana penunjang vaksinasi. ‘’Pendataan dapat dimulai dari sekarang. Jadwal dan bagaimana pelaksanaannya nanti diupayakan efektif dan efisien sehingga percepatan sesuai rencana,’’ pungkasnya. (mg4/c1/isd)

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Madiun – Kalangan wakil rakyat mengapresiasi optimisme dinas kesehatan (dinkes) mampu menuntaskan vaksinasi anak usia 6-11 tahun sebanyak puluhan ribu sasaran dalam sepekan. Kendati demikian, dewan menekankan bahwa faktor kesiapan menjadi hal yang tidak bisa ditawar.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Madiun Wahyu Widayat mengatakan, pemahaman wali murid menjadi salah satu faktor penting dalam percepatan vaksinasi. Sebab, bukan tidak mungkin mereka tidak mengizinkan anaknya untuk disuntik vaksin lantaran termakan informasi keliru seputar vaksinasi antikorona.

Karena itu, Wahyu meminta dinas pendidikan dan kebudayaan (dispendikbud) setempat memaksimalkan peran sekolah dalam mendukung percepatan vaksinasi tersebut. ‘’Memberikan pengertian kepada wali murid terkait pentingnya vaksinasi untuk anak-anak, karena tidak semua memahami pentingnya vaksinasi,’’ ujarnya, Selasa (28/12).

Baca Juga :  Dihibur Badut Agar Anak Tak Takut Divaksin

Menurut Wahyu, vaksinasi merupakan bagian perlindungan kesehatan anak dari paparan virus korona. Pun, mendukung kegiatan belajar-mengajar (KBM) di sekolah agar berjalan normal seperti sebelum pandemi. ‘’Sosialisasi secara intens harus dilakukan pihak sekolah. Jangan memberikan informasi secara mendadak,’’ tegas politikus PKB itu.

Dia menambahkan, libur sekolah selama sepekan dapat dimanfaatkan untuk menyiapkan fasilitas atau sarana-prasarana penunjang vaksinasi. ‘’Pendataan dapat dimulai dari sekarang. Jadwal dan bagaimana pelaksanaannya nanti diupayakan efektif dan efisien sehingga percepatan sesuai rencana,’’ pungkasnya. (mg4/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/