alexametrics
27.8 C
Madiun
Friday, May 20, 2022

Pemkab Madiun Optimistis Vaksinasi Anak Tuntas dalam Sepekan

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Vaksinasi antikorona mulai merambah kelompok anak usia 6-11 tahun. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun optimistis penyuntikan vaksin untuk pelajar TK dan SD yang dijadwalkan dimulai 3 Januari 2022 mendatang itu bakal tuntas dalam waktu sepekan.

Sesumbar dinkes sanggup menyelesaikan penyuntikan 58.147 total sasaran dalam hitungan hari itu bukan tanpa alasan. Pengalaman dan kecepatan vaksinator menjadi kuncinya. Selain itu, kalangan pelajar lebih mudah dikumpulkan. ‘’Target dari Pemprov Jatim 60 hari selesai. Tapi, kami yakin sepekan rampung,’’ kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Madiun Anies Djaka Karyawan, Selasa (28/12).

Anies mengungkapkan, pengalaman dan kecepatan vaksinator terbukti pada pelaksanaan vaksinasi sebelumnya. Sesuai data capaian rata-rata, mereka mampu menyuntik sekitar 14 ribu-20 ribu sasaran dalam sehari. ‘’Melihat kemampuan vaksinator, kami rasa bisa (tuntas dalam sepekan),’’ ujarnya.

Baca Juga :  Janji Satpol PP Kabupaten Madiun Segel THM Belum Terealisasikan

Dia menambahkan, percepatan vaksinasi juga didukung ketersediaan dosis vaksin jenis Sinovac. Sebanyak 33 ribu dosis siap disuntikkan Januari mendatang. Di luar itu, lanjut Anies, bakal ada tambahan sejumlah 35 ribu dosis. ‘’Semuanya sudah siap. Dosis kedua akan didistribusikan setelah penyuntikan pertama selesai,’’ tutur Anies.

Mengapa vaksinasi baru dilaksanakan Januari? Menurut Anies, lantaran Desember masuk bulan imunisasi anak sekolah (BIAS). Sesuai aturan, anak usia 6-11 tahun baru diperbolehkan menerima suntikan vaksin setelah interval waktu dua pekan pascaimunisasi. Bahkan, Pemprov Jatim menetapkan interval minimal satu bulan. ‘’Info terbaru, pelaksanaan vaksinasi menunggu satu bulan setelah imunisasi,’’ ungkapnya. (mg4/c1/isd)

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Vaksinasi antikorona mulai merambah kelompok anak usia 6-11 tahun. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun optimistis penyuntikan vaksin untuk pelajar TK dan SD yang dijadwalkan dimulai 3 Januari 2022 mendatang itu bakal tuntas dalam waktu sepekan.

Sesumbar dinkes sanggup menyelesaikan penyuntikan 58.147 total sasaran dalam hitungan hari itu bukan tanpa alasan. Pengalaman dan kecepatan vaksinator menjadi kuncinya. Selain itu, kalangan pelajar lebih mudah dikumpulkan. ‘’Target dari Pemprov Jatim 60 hari selesai. Tapi, kami yakin sepekan rampung,’’ kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Madiun Anies Djaka Karyawan, Selasa (28/12).

Anies mengungkapkan, pengalaman dan kecepatan vaksinator terbukti pada pelaksanaan vaksinasi sebelumnya. Sesuai data capaian rata-rata, mereka mampu menyuntik sekitar 14 ribu-20 ribu sasaran dalam sehari. ‘’Melihat kemampuan vaksinator, kami rasa bisa (tuntas dalam sepekan),’’ ujarnya.

Baca Juga :  Hendak Nyalip, Motor Masuk Kolong Truk, lalu Terbakar

Dia menambahkan, percepatan vaksinasi juga didukung ketersediaan dosis vaksin jenis Sinovac. Sebanyak 33 ribu dosis siap disuntikkan Januari mendatang. Di luar itu, lanjut Anies, bakal ada tambahan sejumlah 35 ribu dosis. ‘’Semuanya sudah siap. Dosis kedua akan didistribusikan setelah penyuntikan pertama selesai,’’ tutur Anies.

Mengapa vaksinasi baru dilaksanakan Januari? Menurut Anies, lantaran Desember masuk bulan imunisasi anak sekolah (BIAS). Sesuai aturan, anak usia 6-11 tahun baru diperbolehkan menerima suntikan vaksin setelah interval waktu dua pekan pascaimunisasi. Bahkan, Pemprov Jatim menetapkan interval minimal satu bulan. ‘’Info terbaru, pelaksanaan vaksinasi menunggu satu bulan setelah imunisasi,’’ ungkapnya. (mg4/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/