alexametrics
24.9 C
Madiun
Thursday, May 12, 2022

Tambah RTH, Pemkab Ngawi Butuh Dana Sokongan Pusat

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Tidak ada penambahan ruang terbuka hijau (RTH) di Ngawi dalam waktu dekat. Sebab, pemkab tidak punya anggaran melimpah untuk menambah luasannya. Kecuali bila pekerjaan tersebut disokong oleh pemerintah pusat. ‘’Kalau ada dana, kami siap melaksanakannya,’’ kata Kabid Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ngawi Joko Sutrisno, Sabtu (1/1).

Joko menyebut, belum ada rencana menambah luasan RTH. Pihaknya sedang fokus pada pembaruan data luasan dan titik sebarannya. Kegiatan tersebut tidak dapat dilakukan mandiri lantaran dana terbatas. ‘’Jadi, kami mengajukan anggaran pelaksanaannya ke pemerintah pusat,’’ ujarnya.

Luas RTH kabupaten ini diklaim telah memenuhi ketentuan Undang-Undang (UU) 26/2007 tentang Tata Ruang. Yakni, setidaknya 30 persen dari luasan daerah. Persentase tersebut ambang batas untuk menyeimbangkan ekosistem dan meningkatkan kualitas udara bersih. ‘’RTH di Ngawi sudah ideal karena lebih dari 30 persen,’’ ucapnya.

Baca Juga :  Penyusunan Ranperda tentang BUMN Dikebut

Informasi yang dihimpun, RTH kabupaten ini seluas 2.720 hektare pada 2019. Atau 34,44 persen dari total luas daerah 1.296 kilometer persegi. ‘’Lingkup RTH itu bukan hanya taman, tapi juga jalur hijau sepanjang jalan dalam kota. Juga area hijau milik perusahaan atau masyarakat,’’ tutur Joko. (bahron-mg-unmuh/c1/cor)

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Tidak ada penambahan ruang terbuka hijau (RTH) di Ngawi dalam waktu dekat. Sebab, pemkab tidak punya anggaran melimpah untuk menambah luasannya. Kecuali bila pekerjaan tersebut disokong oleh pemerintah pusat. ‘’Kalau ada dana, kami siap melaksanakannya,’’ kata Kabid Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ngawi Joko Sutrisno, Sabtu (1/1).

Joko menyebut, belum ada rencana menambah luasan RTH. Pihaknya sedang fokus pada pembaruan data luasan dan titik sebarannya. Kegiatan tersebut tidak dapat dilakukan mandiri lantaran dana terbatas. ‘’Jadi, kami mengajukan anggaran pelaksanaannya ke pemerintah pusat,’’ ujarnya.

Luas RTH kabupaten ini diklaim telah memenuhi ketentuan Undang-Undang (UU) 26/2007 tentang Tata Ruang. Yakni, setidaknya 30 persen dari luasan daerah. Persentase tersebut ambang batas untuk menyeimbangkan ekosistem dan meningkatkan kualitas udara bersih. ‘’RTH di Ngawi sudah ideal karena lebih dari 30 persen,’’ ucapnya.

Baca Juga :  Sembilan Pohon Ganja Kering Dibakar

Informasi yang dihimpun, RTH kabupaten ini seluas 2.720 hektare pada 2019. Atau 34,44 persen dari total luas daerah 1.296 kilometer persegi. ‘’Lingkup RTH itu bukan hanya taman, tapi juga jalur hijau sepanjang jalan dalam kota. Juga area hijau milik perusahaan atau masyarakat,’’ tutur Joko. (bahron-mg-unmuh/c1/cor)

Most Read

Artikel Terbaru

/