alexametrics
29.9 C
Madiun
Sunday, May 29, 2022

Pemkab Ngawi Studi Banding ke Probolinggo dan Bogor Bangun Mal Pelayanan Publik

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Pemkab Ngawi bakal berguru ke dua daerah untuk merealisasikan pembangunan mal pelayanan publik (MPP). Jujukannya adalah Kabupaten Probolinggo dan Kota Bogor, Jawa Barat.

Kedua daerah itu dianggap mumpuni dalam penyelenggaraan sentralisasi pelayanan masyarakat. Selain memberikan pelayanan optimal, gedung MPP kedua daerah juga dinilai representatif. ‘’Sebagai referensi membangun MPP,’’ kata Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Minggu (1/8).

Ony menyampaikan, tujuan studi banding bukan sekadar meniru hal yang telah dijalankan Pemkab Probolinggo dan Pemkot Bogor. Pihaknya bakal memodifikasi sesuai dengan kearifan lokal kabupaten ini. ‘’Modifikasi yang tentunya jauh lebih baik,’’ ujarnya.

Bupati punya angan menjadikan MPP tidak berhenti pada pusat pelayanan publik. Sejumlah gerai disediakan di gedung yang rencananya menempati bekas Plaza Ngawi itu. Gerai tersebut memamerkan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM); tourism center; serta pusat informasi investasi. ‘’Sehingga MPP nantinya bisa digunakan untuk segala urusan,’’ terangnya. (sae/c1/cor/her)

Baca Juga :  Unjuk Rasa Tolak RUU Cipta Kerja

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Pemkab Ngawi bakal berguru ke dua daerah untuk merealisasikan pembangunan mal pelayanan publik (MPP). Jujukannya adalah Kabupaten Probolinggo dan Kota Bogor, Jawa Barat.

Kedua daerah itu dianggap mumpuni dalam penyelenggaraan sentralisasi pelayanan masyarakat. Selain memberikan pelayanan optimal, gedung MPP kedua daerah juga dinilai representatif. ‘’Sebagai referensi membangun MPP,’’ kata Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Minggu (1/8).

Ony menyampaikan, tujuan studi banding bukan sekadar meniru hal yang telah dijalankan Pemkab Probolinggo dan Pemkot Bogor. Pihaknya bakal memodifikasi sesuai dengan kearifan lokal kabupaten ini. ‘’Modifikasi yang tentunya jauh lebih baik,’’ ujarnya.

Bupati punya angan menjadikan MPP tidak berhenti pada pusat pelayanan publik. Sejumlah gerai disediakan di gedung yang rencananya menempati bekas Plaza Ngawi itu. Gerai tersebut memamerkan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM); tourism center; serta pusat informasi investasi. ‘’Sehingga MPP nantinya bisa digunakan untuk segala urusan,’’ terangnya. (sae/c1/cor/her)

Baca Juga :  Unjuk Rasa Tolak RUU Cipta Kerja

Most Read

Artikel Terbaru

/